Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Produk Snack Berbasis Pisang Lokal Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM: Pengabdian Riyanti; Irma Hakim; Wanda Laksniyunita; Yeheskial Nggandung; Lisna Bantulu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6005

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM melalui pengembangan produk snack berbasis pisang lokal. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup pelatihan teknis, demonstrasi, serta pendampingan berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan produksi, diversifikasi produk, dan penguatan manajemen usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra, yang tercermin pada kemampuan mengolah bahan baku secara lebih higienis dan efisien, serta menghasilkan produk yang lebih variatif dan inovatif. Selain itu, terjadi peningkatan kualitas produk dan konsistensi proses produksi, disertai dengan penguatan identitas produk melalui branding dan inovasi kemasan. Dalam aspek pemasaran, mitra mulai mengadopsi strategi yang lebih luas, termasuk pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Dampak lain yang teridentifikasi adalah meningkatnya kemandirian dan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengelola usaha, serta bertambahnya potensi ekonomi melalui peningkatan volume produksi dan diversifikasi pasar. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, inkonsistensi dalam penerapan standar kualitas, dan kesenjangan literasi teknologi. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM berbasis potensi lokal, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan.