Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pengembangan Media Pendidikan pada Proses Pembelajaran : Penelitian Zakiah Zahran Febridirani; Sila Monika; Zahrah Chairunnisa Sukamto; Syifa Al Ghefira; Wirda Hakim; Vemmy Ellengie; Suci Kurnia; Nurrohmatillah, Nurrohmatillah; Sri Maryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak yang besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan media pendidikan pada proses pembelajaran, serta memahami manfaat, tantangan, dan upaya optimalisasi penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui berbagai sumber seperti buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam menghadirkan berbagai media pembelajaran seperti multimedia interaktif, pembelajaran berbasis daring, serta sumber belajar digital yang dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Selain itu, teknologi ini juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih efektif dan mendorong pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik. Namun, dalam penerapannya masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses teknologi, kemampuan digital pendidik yang belum merata, serta risiko keamanan data. Kesimpulannya, teknologi informasi dan komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi diperlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan yang tepat agar pemanfaatannya dapat berjalan optimal.
Administrasi Kurikulum Pendidikan di Madrasah Aliyah Al-Fatah  Palembang Nurrohmatillah; Zahrah Chairunnisa Sukamto; Wirda Hakim
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 4 No. 1 (2026): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v4i1.1615

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum is a strategic effort to improve the quality of education that is adaptive to contemporary challenges and students’ needs. This study aims to analyze curriculum administration management and the implementation of the Merdeka Curriculum at Madrasah Aliyah Al-Fatah Palembang. This research employed a qualitative approach using interviews, observations, and documentation techniques. The findings indicate that the Merdeka Curriculum provides greater flexibility in planning, implementing, and evaluating learning processes. Curriculum administration planning is conducted through the development of simple and contextual teaching modules, learning implementation emphasizes project-based and contextual approaches, and evaluation is carried out holistically through formative assessments and portfolios. However, several challenges remain, particularly related to teachers’ readiness and varying levels of understanding of the Merdeka Curriculum concept. Therefore, institutional support through continuous professional development and strengthened teacher collaboration is essential to optimize the implementation of the Merdeka Curriculum.   Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan administrasi kurikulum serta pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Al-Fatah Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Perencanaan administrasi kurikulum dilakukan melalui penyusunan modul ajar yang sederhana dan kontekstual, pelaksanaan pembelajaran menekankan pendekatan berbasis proyek dan kontekstual, serta evaluasi dilakukan secara holistik melalui penilaian formatif dan portofolio. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti kesiapan guru dan perbedaan pemahaman terhadap konsep Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kelembagaan melalui pelatihan berkelanjutan dan penguatan kolaborasi guru untuk mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka.