Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Risiko Pembelajaran Online: Ulasan Literatur Sistematis Dian Elok Pertiwi; Vivi Lusia; Luki Setiawati
Jurnal Manajemen FE-UB Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen FE-UB
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/jm.v11i2.1303

Abstract

Di masa pandemi COVID-19, penerapan social distancing memerlukan adanya solusi yang dapat meminimalisir terjadinya pertemuan tatap muka. Oleh karena itu, media pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menunjang pembelajaran secara online. Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan studi literatur terkait manajemen risiko adanya pembelajaran online. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Penelitian ini mendokumentasikan dan mereview jurnal jurnal ilmiah dari database ilmiah yang telah dipublikasikan dari tahun 2017 sampai 2022 tentang risiko pembelajaran online. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini bahwa ada 34 jurnal yang diperoleh, dimana 1 jurnal membahas kebijakan pendidikan online, 16 jurnal membahas pendidikan online di perguruan tinggi, 17 jurnal membahas pendidikan online di sekolah.
Balanced Scorecard dan Pengambilan Keputusan Multi Kriteria (Multi Criteria Decision Making) Dian Elok Pertiwi; Vivi Lusia; Luki Setiawati
Jurnal Manajemen FE-UB Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen FE-UB
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/jm.v13i1.1697

Abstract

Perkembangan industri semakin pesat menyebabkan persaingan antar perusahaan semakin kompetitif. Beragam usaha dapat dilakukan untuk menjaga perusahaan tetap sustain, salah satunya adalah melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja divisi-divisi perusahaan maupun evaluasi secara total terhadap performance perusahaan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode untuk melakukan analisis bibliografi pada artikel mengenai Balanced ScoreCard dan Multi Criteria Decision Making dilakukan dengan 5 tahap. Hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa analisa bibliographic dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Dengan menggunakan kata kunci “Balanced Scorecard Multi Criteria Decision Making” ditemukan 41 kata kunci yang terbagi dalam 3 cluster. Kata-kata kunci yang ditemukan dapat digunakan untuk mengembangkan penelitian dalam ranah performance management selanjutnya.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Menggunakan Metode Systematic Layout Planning Pada Produksi Komponen Wiring Harness Moh. Mawan Arifin; Meilan Agustin; Dian Elok Pertiwi; Vivi Lusia
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i2.003

Abstract

Penelitian ini menganalisis perancangan tata letak fasilitas menggunakan metode SystematicLayout Planning (SLP) pada pada perusahaan wiring harness dengan pendekatan ergonomi.Fenomena yang terjadi tidak efektif dan efisien tata letak fasilitas untuk proses produksi,jarak antar operator yang kurang memadai serta suhu ruangan yang panas mengakibatkankelelahan kerja yang berpengaruh menurunnya produktifitas karyawan. Tujuan utama daritata letak fasilitas ini adalah mengatur area kerja, semua fasilitas produksi yang palingoptimal untuk operasi produksi, aman, dan nyaman sehingga akan dapat menaikkan moralkerja dan performansi kerja dari operator. Penelitian ini melalui tahapan pengamatan kondisiaktual, perancangan Flow Process Chart (FPC), membuat Activity Relationship Chart(ARC), membuat Activity Relationship Diagram (ARD), dan penentuan kebutuhan luas area,dan rancangan usulan tata letak fasilitas untuk produksi wiring harness. Berdasarkan hasilanalisis perancangan tata letak fasilitas terjadi perluasan lantai produksi dan penambahanallowance sebesar 50% sesuai dengan metode fasilitas industri terutama pada masingmasing stasiun kerja. Sehingga kebutuhan total luas lantai produksi awal sebesar 375 m2menjadi sebesar 486 m2, hal ini sesuai kebutuhan yang telah diperhitungkan untuk dapatmeningkatkan produktivitas operator pada produksi komponen wiring harness.