Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IOT BASED HYDROPONIC WATER QUALITY CONTROL INTEGRATED WITH WEBSITE AND EARLY WARNING Herman Saputra; Nofriadi Nofriadi
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 12 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v12i2.4491

Abstract

Abstract: The development of information and communication technology has driven digital transformation in various sectors, including agriculture. One of the technologies widely applied is the Internet of Things (IoT), which enables devices to be interconnected through the internet to perform monitoring and data exchange in real time. In hydroponic cultivation, water quality stability is a crucial factor that affects plant growth. The main parameters that need to be monitored include water acidity level (pH), water temperature, and dissolved nutrient concentration measured using Total Dissolved Solids (TDS). However, water quality monitoring is still commonly conducted manually, making it less efficient and potentially causing delays in detecting changes in water conditions. This study aims to design an IoT-based water quality monitoring system for hydroponic cultivation using an ESP32 microcontroller integrated with pH, temperature, and TDS sensors. The collected data are sent to a server and displayed on a web dashboard in real time, equipped with automatic notification features. The proposed system is expected to improve monitoring efficiency and increase the productivity of hydroponic cultivation Keywords: esp32; hydroponics; internet of things; real-time monitoring; water quality. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong transformasi digital dalam berbagai sektor, termasuk pertanian. Salah satu teknologi yang banyak diterapkan adalah Internet of Things (IoT) yang memungkinkan perangkat saling terhubung melalui jaringan internet untuk melakukan pemantauan dan pertukaran data secara real-time. Pada budidaya hidroponik, kestabilan kualitas air menjadi faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Parameter utama yang perlu diperhatikan meliputi tingkat keasaman air (pH), suhu air, serta konsentrasi nutrisi terlarut yang diukur menggunakan Total Dissolved Solids (TDS). Namun, pemantauan kualitas air masih banyak dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam mendeteksi perubahan kondisi air. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pemantauan kualitas air hidroponik berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor pH, suhu, dan TDS. Data dikirim ke server dan ditampilkan pada web dashboard secara real-time serta dilengkapi notifikasi otomatis. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi pemantauan dan produktivitas budidaya hidroponik. Kata kunci: esp32; hidroponik; internet of things; kualitas air; monitoring real-time
Implementasi Metode Moora Pada Dss Penentuan Stok Optimal Paket Data Cmc Cell Waldi Sahputra; Nofriadi Nofriadi; Amalia Amalia
J-Com (Journal of Computer) Vol. 6 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/j-com.v6i1.4502

Abstract

Abstract: The development of information and communication technology has increased public demand for digital services, particularly data packages as the primary means of internet access. This high demand requires data package retailers to manage inventory optimally to ensure product availability meets customer needs. At CMC Cell, the determination of data package stock is still based on intuition without systematic data analysis, resulting in stock accumulation for certain products and stock shortages for others when demand increases. This study aims to design and implement a web-based Decision Support System (DSS) using the Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) method to determine the optimal stock of data packages. The MOORA method is applied to rank data package alternatives based on several criteria, including data package demand, sales history, remaining stock, selling price, and validity period. Sales data are analyzed using the calculation stages of the MOORA method. The results show that the Telkomsel V 3 GB data package achieves the highest preference value of 0.1498 and is therefore recommended as the top-priority data package, with an optimal stock quantity of 200 units. With the implementation of this system, the recommendations for determining data package stock become more measurable, objective, and data-driven. Keywords: MOORA; PHP; decision support system; optimal stock; stock priority Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital, khususnya paket data sebagai sarana utama akses internet. Tingginya permintaan tersebut menuntut pelaku usaha penjualan paket data untuk mampu mengelola stok secara optimal agar ketersediaan produk sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Pada Toko CMC Cell, penentuan stok paket data masih dilakukan berdasarkan intuisi tanpa analisis data yang sistematis, sehingga sering terjadi penumpukan stok pada beberapa produk dan kekosongan stok pada produk lain saat permintaan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) dalam menentukan stok optimal paket data. Metode MOORA digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif paket data berdasarkan beberapa kriteria, yaitu permintaan paket data, riwayat penjualan, jumlah stok tersisa, harga jual, dan masa aktif. Data penjualan paket data dianalisis menggunakan tahapan perhitungan metode MOORA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paket data Telkomsel V 3 GB memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,1498 sehingga direkomendasikan sebagai paket data dengan prioritas stok tertinggi, dengan jumlah stok optimal sebanyak 200 pcs. Dengan adanya sistem ini, rekomendasi penentuan stok paket data yang dihasilkan menjadi lebih terukur, objektif, dan berbasis data. Kata kunci: MOORA; PHP; sistem pendukung keputusan; stok optimal; prioritas stok
PENDAMPINGAN TEKNIS PENGELOLAAN CAHAYA DALAM BUDIDAYA BUAH NAGA DEMI MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PETANI Nofriadi Nofriadi; Risnawati Risnawati; Lola Zeramenda br Tarigan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5079

Abstract

Abstract: Lighting management in dragon fruit cultivation plays a crucial role in determining plant productivity and farmer yields. Dragon fruit plants (Hylocereus spp.) have a unique characteristic: they flower at night and are strongly influenced by light intensity and duration. This study was conducted to assess the impact of artificial lighting on increasing dragon fruit productivity. The research method included direct observation of cultivated fields using supplemental lighting and interviews with farmers to compare production results before and after the implementation of this technique. The study findings show that the use of LED lights with specific wavelengths can accelerate the flowering process, while increasing the quantity and quality of the harvest. Furthermore, optimal lighting management can also extend the harvest period and reduce dependence on the natural flowering season. Therefore, implementing artificial lighting strategies can be an effective and sustainable alternative solution for increasing dragon fruit orchard productivity.            Keywords: Light management; dragon fruit cultivation; productivity optimization;   farmers; modern agricultural technology Abstrak: Manajemen pencahayaan pada budidaya buah naga memegang peran penting dalam menentukan produktivitas tanaman serta hasil panen petani. Tanaman buah naga (Hylocereus spp.) memiliki karakteristik khusus, yakni berbunga pada malam hari dan sangat dipengaruhi oleh intensitas serta durasi cahaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak penggunaan pencahayaan buatan terhadap peningkatan produktivitas buah naga. Metode penelitian mencakup observasi langsung pada lahan budidaya yang menggunakan tambahan pencahayaan, serta wawancara dengan petani mengenai perbandingan hasil produksi sebelum dan sesudah penerapan teknik tersebut. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan lampu LED dengan panjang gelombang tertentu dapat mempercepat proses pembungaan, sekaligus meningkatkan jumlah dan mutu panen. Selain itu, pengelolaan pencahayaan yang optimal juga mampu memperpanjang periode panen dan mengurangi ketergantungan pada musim berbunga alami. Dengan demikian, penerapan strategi pencahayaan buatan dapat menjadi alternatif solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas kebun buah naga. Kata kunci: Pengelolaan pencahayaan; budidaya buah naga; peningkatan produktivitas;                        petani; inovasi teknologi pertanian;
PENGARUH MOTIVAS BELAJAR, DISIPLIN DIRI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN WAKTU TERHADAP GAYA HIDUP DIGITAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ROYAL Nirda Julianda; Elly Rahayu; Nofriadi Nofriadi; Zuriah Br Saragih
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2682

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar (X1), disiplin diri (X2), dan pengelolaan waktu (X3) terhadap Gaya hidup digital (Y) pada mahasiswa di Universitas Royal. Data dikumpulkan dari mahasiswa semester 1, semester 3, semester 5, dan semester 7 dengan total sebanyak 101 responden menggunakan observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (67,6%), dengan rentang semester terbanyak adalah mahasiswa semester 5 (48,6%). Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menunjukkan bahwa variabel motivasi belajar tidak berpengaruh terhadap gaya hidup digital bagi mahasiswa Universitas Royal, sedangkan disiplin diri dan pengelolaan waktu memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap gaya hidup digital mahasiswa Universitas Royal. Kata kunci: disiplin; digital; gaya hidup; pengelolaan waktu
ANALISIS KINERJA PROTOKOL ROUTING OSPF DAN EIGRP DALAM JARINGAN KOMPUTER SKALA MENENGAH Herman Sahputra; Nofriadi Nofriadi; Citra Latiffani; Fairuz Furqon
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3865

Abstract

Abstract: Determining the optimal routing protocol is crucial in designing a computer network, especially for medium-scale networks that require high efficiency and stability. This study aims to analyze and compare the performance of the two most commonly used interior routing protocols, namely OSPF (Open Shortest Path First) and EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol). Testing was carried out through network simulation using intermediate topology with evaluation parameters including convergence time, bandwidth utilization, throughput level, delay, dan packet loss. The results of the study showed that EIGRP consistently outperforms in delay, jitter, packet loss, throughput, and convergence time, in both star and mesh topologies, while OSPF has stable performance but is slightly slower in the convergence process and processing alternative paths. Thus, the selection of the appropriate routing protocol must be tailored to the specific needs of the network. such as priority over convergence speed or resource efficiency. This study provides a technical overview for network designers in determining the optimal routing protocol for medium-scale computer networks. Keywords: Routing; OSPF; EIGRP; Throughput; Convergence. Abstrak: Penentuan protokol routing yang optimal sangat krusial dalam perancangan jaringan komputer, terutama untuk jaringan berskala menengah yang membutuhkan efisiensi dan stabilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja dua protokol routing interior yang paling umum digunakan, yaitu OSPF (Open Shortest Path First) dan EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol). Pengujian dilakukan melalui simulasi jaringan menggunakan topologi menengah dengan parameter evaluasi meliputi waktu konvergensi, pemanfaatan bandwidth, tingkat throughput, delay, dan packet loss. Hasil penelitian menjukan bahwa EIGRP unggul secara konsisten dalam delay, jitter, packet loss, throughput, dan waktu konvergensi, baik di topologi star maupun mesh, sedangkan OSPF memiliki performa yang stabil namun sedikit lebih lambat dalam proses konvergensi dan pemrosesan jalur alternatif. Dengan demikian, pemilihan protokol routing yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik jaringan, seperti prioritas terhadap kecepatan konvergensi atau efisiensi sumber daya. Studi ini memberikan gambaran teknis bagi perancang jaringan dalam menentukan protokol routing yang optimal untuk jaringan komputer skala menengah. Kata kunci: Routing; OSPF; EIGRP; Troughput; Konvergensi.
INOVASI PERTANIAN DIGITAL DALAM PENGELOLAAN NUTRISI CAIR NITROGEN TANAMAN KANGKUNG Herman Saputra; Nofriadi Nofriadi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5734

Abstract

Abstract: The management of liquid nitrogen nutrients in water spinach cultivation is still largely performed manually, which can lead to inaccurate dosage, irregular fertilization schedules, and uneven nutrient distribution. This study aims to design and implement a digital agriculture system based on the Internet of Things (IoT) for managing liquid nitrogen nutrients in water spinach cultivation. The research adopts an applied research method with a systems engineering approach. The developed system utilizes an ESP32 microcontroller as the main control unit, a Real Time Clock (RTC) module for fertilization scheduling, a relay as an actuator controller, and a water pump to automatically distribute liquid nutrients according to plant growth stages. The study was conducted on a water spinach cultivation field in Punggulan Village, Asahan Regency, using one planting bed as the research sample. The implementation results indicate that the system is capable of delivering liquid nutrients in a scheduled and consistent manner, thereby improving fertilization efficiency in terms of time, labor, and uniformity of nutrient distribution. Furthermore, the application of this system has a positive impact on the growth of water spinach plants. Therefore, the proposed system has the potential to enhance land productivity and support the adoption of IoT-based modern agricultural technology. Keyword: Internet of Things, ESP32, Real Time Clock, liquid nitrogen nutrients, water spinach, digital agriculture Abstrak: Pengelolaan nutrisi cair nitrogen pada budidaya tanaman kangkung masih banyak dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaktepatan dosis, ketidakteraturan waktu pemupukan, serta distribusi nutrisi yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem pertanian digital berbasis Internet of Things (IoT) dalam pengelolaan nutrisi cair nitrogen pada tanaman kangkung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan pendekatan rekayasa sistem. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan mikrokontroler ESP32 sebagai unit kendali utama, modul Real Time Clock (RTC) sebagai penjadwal pemupukan, relay sebagai pengendali aktuator, serta pompa air untuk mendistribusikan nutrisi cair secara otomatis sesuai umur tanaman. Penelitian dilaksanakan pada lahan budidaya kangkung di Desa Punggulan, Kabupaten Asahan, dengan satu bulutan sebagai sampel penelitian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pemberian nutrisi cair secara terjadwal dan konsisten, serta meningkatkan efisiensi pemupukan dari segi waktu, tenaga kerja, dan pemerataan distribusi nutrisi. Penerapan sistem ini juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas lahan dan penerapan teknologi pertanian modern berbasis IoT. Kata kunci: Internet of Things, ESP32, RTC, nutrisi cair nitrogen, tanaman kangkung, pertanian digital.