Olivia Insani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Menghadapi Siswa Yang Bermasalah Dalam Tingkah Laku Di SD Negeri 2 Gondang Olivia Insani; H. Lalu Habiburrahman; Rusman hadi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengahadapi siswa yang bermasalah dalam tingkah laku di SDN 2 Gondang. Kenakalan siswa merupakan sesuatu yang umum yang sering kita temui di setiap sekolah, kenalan siswa banyak kita temui dari dari pelanggaran yang ringan seperti membolos, seragam tidak lengkap, tidak mengerjakan pr sampai kenakalan yang menyebabkan korban seperti perkelahian. penelitian ini menggunakan pendekatan kulaitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dengan guru, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti pendekatan individual, selain itu pemahaman karakter siswa dan penerapan pembelajaran yang menyenangkan juga menjadi kunci dalam mengatasi prilaku bermasalah. bentuk kenakalan siswa yang sering terjadi di SDN 2 Gondang khususnya kelas 3 yaitu sering mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran, kurang nya focus siswa terhadap materi yang disampaikan guru dan kenakalan yang paling berat yaitu berkelahi sesama teman. Adapun strategi yang biasanya dilakukan guru dalam menghadapi masalah tersebut dengan berbagai cara misalnya pada proses pembelajaran berlangsung guru mengatur tempat duduk semenarik mungkin untuk meningkatkan kefokusan belajar siswa. adapun apabila terjadi perkelahian antar siswa guru biasanya menghadapi siswa tersebut dengan cara siswa yang berkelahi tersebut di panggil untuk menanyakan penyebab perkelahian tersebut setelah itu siswa yang bersangkutan akan disuruh minta maaf dan saling memaafkan.