Carissa Najma Salim
Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Laporan Kasus Kista Ovarium Dextra Pada Wanita Usia 44 Tahun: Pendekatan Diagnostik Dan Penatalaksanaan Carissa Najma Salim; Wanda Febi Sabila; Shifa Azahra; Riski Puspita Sari; Mega Mega; Rezki Yulia Putri Andini; Tsakiyah Sharadeva Haliza; Tazkiyah Shara Diva Haliza; Bambang Kurniawan
Jurnal Medika Malahayati Vol 10, No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v10i1.25007

Abstract

Kista ovarium merupakan salah satu kelainan ginekologi yang sering ditemukan pada wanita usia reproduktif hingga perimenopause. Sebagian besar kista ovarium bersifat jinak, namun dapat menimbulkan gejala klinis yang signifikan apabila berukuran besar atau berlangsung dalam waktu lama. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis, proses diagnostik, serta penatalaksanaan kista ovarium dextra pada seorang wanita berusia 44 tahun. Pasien datang dengan keluhan nyeri perut bagian bawah disertai benjolan di perut yang dirasakan sejak satu tahun terakhir, serta rasa begah dan gangguan siklus menstruasi. Pemeriksaan fisik menunjukkan teraba massa pada abdomen bawah dengan nyeri tekan. Pemeriksaan ultrasonografi pelvis menemukan massa kistik pada ovarium kanan berukuran sekitar 9 × 7 cm. Berdasarkan temuan klinis dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis dengan kista ovarium dextra dan direncanakan untuk tindakan operatif. Pasien menjalani laparotomi dengan salpingo-ooforektomi dextra disertai metode operasi wanita. Hasil pemeriksaan histopatologi menunjukkan kista ovarium jinak tanpa tanda keganasan. Laporan kasus ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan evaluasi menyeluruh terhadap massa ovarium, khususnya pada wanita usia perimenopause, guna mencegah komplikasi dan memastikan penatalaksanaan yang tepat sesuai pedoman klinis.