Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan pengolahan minuman kopi beraroma lezat di desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Fatmawati Fatmawati; Indah Sulisdiani; Hairil Anwar; Zulkarnain Zulkarnain
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.36460

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Jeruju Besar, Kabupaten Kubu Raya, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha kopi lokal dalam pengolahan produk dan strategi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan keterampilan meracik minuman kopi yang sesuai selera pasar, rendahnya literasi digital dalam promosi daring, serta lemahnya kelembagaan kelompok usaha. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif, demonstrasi teknik penyeduhan kopi beraroma, dan pendampingan pembuatan konten promosi berbasis media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik pengolahan minuman kopi yang kreatif serta tumbuhnya kesadaran dalam membuat konten promosi digital melalui platform seperti Instagram dan WhatsApp Business. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong terbentuknya jaringan kelembagaan usaha kopi yang lebih solid di tingkat desa. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi antara peningkatan kapasitas teknis dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat daya saing UMKM berbasis komunitas di wilayah pedesaan. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; UMKM; pemasaran digital; penguatan kelembagaan; desa jeruju besar. Abstract This Community Service Program (PKM) was conducted in Jeruju Besar Village, Kubu Raya Regency, with the aim of enhancing the capacity of local coffee entrepreneurs in product processing and digital marketing strategies. The main challenges faced by the partners included limited skills in blending coffee beverages that meet market preferences, low digital literacy in online promotion, and weak institutional collaboration among business groups. The methods applied consisted of participatory training, demonstrations of aromatic coffee brewing techniques, and mentoring sessions on creating social media–based promotional content. The results of the program indicate an improvement in participants’ understanding of creative coffee processing techniques and an increased awareness of producing digital promotional content through platforms such as Instagram and WhatsApp Business. Furthermore, the activity encouraged the establishment of a more solid institutional network among local coffee businesses at the village level. These findings emphasize the importance of integrating technical capacity development with the utilization of digital technology to strengthen the competitiveness of community-based micro, small, and medium enterprises (UMKM) in rural areas. Keywords: community empowerment; UMKM; digital marketing; institutional strengthening; jeruju besar village.