Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Morfologi Pada Buku Saku "Tujuh Hari Pertama di Indonesia" Edisi Sea Games 2018 Zulfi Idayanti; Muh. Asharif Suleman; Aninditya Sri Nugraheni
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.6891

Abstract

The pocket book "The First Seven Days in Indonesia Your First-Seven Days In Indonesia" published by the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia in 2018 has an important position for students, apprentices or foreign nationals who are learning the Indonesian language and are going to Indonesia within the framework of the Sea Games 2018. This study aims to describe phonemic changes in word formation in the study of morphology that includes morphophonemic processes. The research was conducted using a qualitative descriptive approach. The source of data for this research is the pocket book "First Seven Days in Indonesia, Your First-Seven Days In Indonesia". The data contained in this book can be found in the form of vocabulary or conversation in 10 contents. The data is classified with the help of the MAXQDA 24 application to mark the morphophonemic vocabulary. The data was analyzed based on the morphophonemic process described in the Language Morphology Teaching Book compiled by Ahmad Nurefendi Fradana in the 2018 UMSIDA PRESS edition. The process involves the classification of words based on the process of adding phonems and phonem loss. The results of the study found 89 words that include morphophonemics based on the morphofonemic principles in Indonesian language described in the Language Morphology Teaching Book compiled by Ahmad Nurefendi Fradana. Abstrak Buku saku "Tujuh Hari Pertama di Indonesia/Your First-Seven Days in Indonesia" yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2018 berperan penting sebagai referensi praktis bagi mahasiswa, pembelajar, dan warga negara asing yang mempelajari bahasa Indonesia, khususnya dalam rangka SEA Games 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan fonem dalam pembentukan kata berdasarkan kajian morfologi, khususnya proses morfofonemik. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain analisis dokumen. Sumber data berasal dari kosakata dan percakapan dalam sepuluh konten buku saku tersebut. Peneliti mengklasifikasikan data menggunakan perangkat lunak MAXQDA 24 untuk menandai kata-kata yang mengandung unsur morfofonemik. Selanjutnya, analisis dilakukan berdasarkan teori morfofonemik yang dikemukakan oleh Ahmad Nurefendi Fradana dalam Buku Ajar Morfologi Bahasa (UMSIDA Press, 2018). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 89 kosakata yang mengalami proses morfofonemik, baik berupa penambahan fonem (afiksasi) maupun pelesapan fonem (elisi). Temuan ini menunjukkan bahwa materi pembelajaran dalam buku tersebut telah merepresentasikan fenomena kebahasaan yang autentik dan relevan untuk pengajaran BIPA. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan dan penyusunan materi ajar berbasis pendekatan morfologis-fonologis untuk meningkatkan pemahaman pembelajar asing terhadap struktur dan dinamika bahasa Indonesia.
Gendered Social Stratification and Community Well-Being in Indonesia: A Systematic Literature Review Muhammad Fadhil; Muh. Asharif Suleman; Novi Selvia; Zulfi Idayanti; Sheena Jane Sta. Maria Sebastian
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 1 (2026): April: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i1.541

Abstract

Prior systematic reviews on community well-being have predominantly focused on single-discipline approaches without integrating gendered social stratification, social interaction, and social change as a unified analytical framework, particularly in developing-country contexts such as Indonesia. Existing literature also largely examines well-being programs at the implementation level, leaving the gendered structural underpinnings of effective policy design insufficiently theorized. This study addresses these gaps through a Systematic Literature Review (SLR) of 47 peer-reviewed articles published between 2012 and 2024, sourced from Google Scholar, Scopus, and GARUDA, of which 28 met the inclusion criteria and underwent thematic analysis. The novelty lies in positioning gendered social stratification alongside social interaction and social change as three interlocking conceptual pillars, rather than isolated variables, capable of explaining how gender-based inequality reproduces poverty and social exclusion within Indonesian communities. Findings demonstrate that integrating gender-sensitive social science concepts into policy design yields more inclusive, equitable, and sustainable well-being outcomes than single-concept or gender-blind approaches. This review concludes that embedding gendered social science frameworks into policymaking is an epistemological prerequisite for achieving comprehensive community well-being in Indonesia amid globalization and technological transformation, and calls for evidence-based, cross-disciplinary collaboration between social scientists, gender advocates, policymakers, and community stakeholders.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Keberhasilan Proses Pembelajaran di SD/MI Muh. Asharif Suleman; Zulfi Idayanti
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 2 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v2i3.1511

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran di sekolah dasar ditentukan oleh kualitas guru yang baik, kurikulum yang sesuai, kapasitas sekolah yang baik, penggunaan metode pembelajaran yang efektif, lingkungan belajar yang mendukung, serta keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Kombinasi dari faktor-faktor tersebut menciptakan kondisi optimal bagi siswa untuk belajar dan berkembang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Data diperoleh melalui pangkalan data PISA edisi 2018 dengan kode nomor SC017 dan SC061. Data dianalisis dengan bantuan aplikasi JASP (Jeffrey's Amazing Statistics Program) dengan metode analisis CFA (Confirmatory Factor Analysis). Penelitian ini menggunakan data primer dengan jumlah responden sebanyak 335 sekolah di Indonesia. Indikator yang digunakan untuk mengukur pengaruh keberhasilan proses pembelajaran adalah KS1 tenaga pengajar kurang bermutu, KS2 kekurangan materi pendidikan, KS3 kekurangan sarana prasarana sekolah, FM1 siswa meninggalkan kelas, siswa FM2 kurang menghormati guru, dan siswa FM3 mengintimidasi siswa lain. CFI = 0,999, NFI = 0,985, IFI = 0,999 dan RNI = 0,999 juga sesuai dengan kriteria yang diterapkan untuk memperoleh model yang fit. Dengan demikian model tersebut fit atau berarti model yang diajukan fit karena didukung oleh data. Ini menunjukkan bahwa model keseluruhan dapat diterima.