Sandra Dewi
Departemen Keperawatan, Universitas Negeri Padang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Metode Jalan Sehat dalam Menurunkan Stress Kerja pada Masyarakat di Nagari Kampung Tangah naila Chantika putri; sukra hamna; zahra ayuni; Rahmiatul Hasanah; Fitri Edhwar; Junaidi Maulana; Sandra Dewi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol.1 No.2 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i2.46

Abstract

Stres kerja telah menjadi masalah yang semakin mendesak di berbagai sektor industri dan komunitas masyarakat modern. Tuntutan pekerjaan yang tinggi, jam kerja yang panjang, dan tekanan untuk mencapai target kinerja sering kali menyebabkan peningkatan tingkat stres, yang berdampak negatif pada kesehatan mental, fisik, serta produktivitas individu. Salah satu metode yang efektif dan mudah diterapkan untuk mengurangi stres kerja adalah jalan sehat, atau kegiatan berjalan kaki bersama. Jalan sehat menawarkan berbagai manfaat, termasuk peningkatan produksi endorfin yang dapat memperbaiki mood dan mengurangi kecemasan, interaksi sosial yang meningkatkan dukungan emosional, serta kontak dengan alam yang memberikan efek menenangkan. Selain itu, jalan sehat membantu menciptakan rutinitas sehat, memberikan distraksi positif dari rutinitas kerja yang menegangkan, dan meningkatkan produktivitas kerja. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan metode jalan sehat dalam menurunkan stres kerja pada masyarakat. Melalui kajian literatur dan studi kasus, artikel ini akan membahas bagaimana jalan sehat dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan untuk mengatasi stres kerja. Selain itu, akan diberikan rekomendasi praktis untuk implementasi program jalan sehat di lingkungan kerja dan komunitas, termasuk langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan program ini efektif dan berkelanjutan. Dengan penerapan yang tepat, jalan sehat dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat pekerja.
Pengaruh Program Jalan Sehat terhadap Kesejahteraan Psikologis Masyarakat di Nagari Kampung Tangah Jihan Fadila Naswa; Khairunnisa apriliani Herdiyanti; Arifah Anwar; Aprilia Eka Salwa; Razif Elnusa; Muhammad Jihadvi Athiya Bahri; Sandra Dewi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol.1 No.3 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i3.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh program jalan sehat terhadap kesejahteraan psikologis masyarakat di Nagari Kampung Tangah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan lima peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan jalan sehat memberikan dampak positif pada kesejahteraan psikologis peserta, dengan empat dari lima responden melaporkan peningkatan suasana hati, pengurangan stres, dan perasaan lebih terhubung dengan komunitas. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri dan motivasi untuk menjaga kesehatan. Meskipun terdapat tantangan seperti partisipasi terbatas dan faktor cuaca, kegiatan ini terbukti memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kesehatan mental dan kohesi sosial. Penelitian ini menyoroti pentingnya aktivitas fisik berbasis komunitas dalam mendukung kesejahteraan psikologis, serta merekomendasikan pelaksanaan program serupa secara berkelanjutan dengan strategi promosi yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi dan dampak jangka panjang pada masyarakat Nagari Kampung Tangah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, jalan sehat, aktivitas fisik, kohesi sosial, kesehatan mental
Analisis Efektivitas Pemberian PMT dan Sosialisasi Langkah Strategis Mencegah Stunting di Nagari Kampung Tangah Elisa Suryani; Dwi Cantika Putri; viola Ananta; Yuraoza Alzuhri; Bellia; Yoga Apriendri; Sandra Dewi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol.1 No.3 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i3.61

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan otak, metabolisme, dan pertumbuhan fisik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan sosialisasi langkah strategis dalam mencegah stunting di Nagari Kampung Tangah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan populasi sebanyak 4 balita yang mengalami stunting. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 27 Juni hingga 27 Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PMT selama 29 hari memberikan dampak positif pada status gizi anak-anak yang terlibat, ditandai dengan peningkatan tinggi badan yang signifikan sesuai dengan usianya. Sosialisasi gizi juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan anak. Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi pemberian PMT dan sosialisasi gizi merupakan langkah efektif dalam mencegah dan mengurangi angka stunting di Nagari Kampung Tangah.
Efektivitas Penggunaan Metode Jalan Sehat dalam Menurunkan Stress Kerja pada Masyarakat di Nagari Kampung Tangah naila Chantika putri; sukra hamna; zahra ayuni; Rahmiatul Hasanah; Fitri Edhwar; Junaidi Maulana; Sandra Dewi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol.1 No.2 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i2.46

Abstract

Stres kerja telah menjadi masalah yang semakin mendesak di berbagai sektor industri dan komunitas masyarakat modern. Tuntutan pekerjaan yang tinggi, jam kerja yang panjang, dan tekanan untuk mencapai target kinerja sering kali menyebabkan peningkatan tingkat stres, yang berdampak negatif pada kesehatan mental, fisik, serta produktivitas individu. Salah satu metode yang efektif dan mudah diterapkan untuk mengurangi stres kerja adalah jalan sehat, atau kegiatan berjalan kaki bersama. Jalan sehat menawarkan berbagai manfaat, termasuk peningkatan produksi endorfin yang dapat memperbaiki mood dan mengurangi kecemasan, interaksi sosial yang meningkatkan dukungan emosional, serta kontak dengan alam yang memberikan efek menenangkan. Selain itu, jalan sehat membantu menciptakan rutinitas sehat, memberikan distraksi positif dari rutinitas kerja yang menegangkan, dan meningkatkan produktivitas kerja. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan metode jalan sehat dalam menurunkan stres kerja pada masyarakat. Melalui kajian literatur dan studi kasus, artikel ini akan membahas bagaimana jalan sehat dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan untuk mengatasi stres kerja. Selain itu, akan diberikan rekomendasi praktis untuk implementasi program jalan sehat di lingkungan kerja dan komunitas, termasuk langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan program ini efektif dan berkelanjutan. Dengan penerapan yang tepat, jalan sehat dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat pekerja.
Pengaruh Program Jalan Sehat terhadap Kesejahteraan Psikologis Masyarakat di Nagari Kampung Tangah Jihan Fadila Naswa; Khairunnisa apriliani Herdiyanti; Arifah Anwar; Aprilia Eka Salwa; Razif Elnusa; Muhammad Jihadvi Athiya Bahri; Sandra Dewi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol.1 No.3 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i3.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh program jalan sehat terhadap kesejahteraan psikologis masyarakat di Nagari Kampung Tangah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan lima peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan jalan sehat memberikan dampak positif pada kesejahteraan psikologis peserta, dengan empat dari lima responden melaporkan peningkatan suasana hati, pengurangan stres, dan perasaan lebih terhubung dengan komunitas. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri dan motivasi untuk menjaga kesehatan. Meskipun terdapat tantangan seperti partisipasi terbatas dan faktor cuaca, kegiatan ini terbukti memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kesehatan mental dan kohesi sosial. Penelitian ini menyoroti pentingnya aktivitas fisik berbasis komunitas dalam mendukung kesejahteraan psikologis, serta merekomendasikan pelaksanaan program serupa secara berkelanjutan dengan strategi promosi yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi dan dampak jangka panjang pada masyarakat Nagari Kampung Tangah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, jalan sehat, aktivitas fisik, kohesi sosial, kesehatan mental
Analisis Efektivitas Pemberian PMT dan Sosialisasi Langkah Strategis Mencegah Stunting di Nagari Kampung Tangah Elisa Suryani; Dwi Cantika Putri; viola Ananta; Yuraoza Alzuhri; Bellia; Yoga Apriendri; Sandra Dewi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol.1 No.3 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i3.61

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan otak, metabolisme, dan pertumbuhan fisik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan sosialisasi langkah strategis dalam mencegah stunting di Nagari Kampung Tangah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan populasi sebanyak 4 balita yang mengalami stunting. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 27 Juni hingga 27 Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PMT selama 29 hari memberikan dampak positif pada status gizi anak-anak yang terlibat, ditandai dengan peningkatan tinggi badan yang signifikan sesuai dengan usianya. Sosialisasi gizi juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan anak. Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi pemberian PMT dan sosialisasi gizi merupakan langkah efektif dalam mencegah dan mengurangi angka stunting di Nagari Kampung Tangah.
Pemberdayaan Pasien dan Keluarga dengan Home Visit Serta Support Group Dalam Pengendalian Stroke pada Lansia di Rumah Vivi Yuderna; Mike Asmaria; Hilma Yessi; Hasmita Hasmita; Sandra Dewi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yq9b3a93

Abstract

Factors such as gender, age, education, history of high blood pressure, cholesterol levels, excess weight, coronary heart disease, smoking, high salt consumption, and lack of physical activity can increase the risk of stroke. The La-Tulip Integrated Health Service Post (Posyandu) in Pauh Barat village generally has these factors, particularly hypertension, diabetes, elderly, and hereditary factors. Therefore, mitigation efforts are needed through home visits and support groups. The goal of community service is to empower patients and their families to participate alongside the elderly in controlling stroke risk factors, especially in patients with diabetes mellitus and hypertension. The community service methods include health education, home visits and support groups, evaluation, and monitoring. The number of participants was 5 stroke patients and 5 high-risk patients, along with 9 family members or caregivers. The evaluation results showed an increase in knowledge, skills, and behavioral management of stroke prevention and patient care among the majority of patients and their families. Patients and families were better guided and monitored, enabling them to maximize their care. After the home visits and support groups, it is hoped that families will be able to implement the education provided optimally.