Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan otak, metabolisme, dan pertumbuhan fisik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan sosialisasi langkah strategis dalam mencegah stunting di Nagari Kampung Tangah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan populasi sebanyak 4 balita yang mengalami stunting. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 27 Juni hingga 27 Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PMT selama 29 hari memberikan dampak positif pada status gizi anak-anak yang terlibat, ditandai dengan peningkatan tinggi badan yang signifikan sesuai dengan usianya. Sosialisasi gizi juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan anak. Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi pemberian PMT dan sosialisasi gizi merupakan langkah efektif dalam mencegah dan mengurangi angka stunting di Nagari Kampung Tangah.
Copyrights © 2024