Faridatul Istighfaroh
Universitas Bojonegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ADAPTIVE GOVERNANCE IN POVERTY ALLEVIATION EFFORTS THROUGH ECOTOURISM AT NGERONG CAVE IN RENGEL VILLAGE Octavia Ranja Riskulloh; Faridatul Istighfaroh; Ida Swasanti
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.6880

Abstract

This study discusses poverty alleviation efforts through ecotourism in Rengel Village, Rengel District, Tuban Regency. This study aims to analyse the application of adaptive governance in poverty alleviation efforts through Ngerong Cave Ecotourism in Rengel Village. This research method used a descriptive qualitative approach and data were collected through observation, interviews, and documentation. Based on the adaptive governance theory from Sharma-Wallace (2018), the study results lie on the eight indicator: collaboration, coordination, social capital development, community empowerment and involvement, capacity building, connecting knowledge and decision-making through data collection, improving leadership capacity, and utilizing or creating governance opportunities. The findings reveal that efforts to alleviate poverty through Ngerong Cave Ecotourism have not shown significant improvement in poverty caused by lack of collaboration among various parties, the lack of community empowerment and involvement, and the absence of proactive measures to create governance opportunities. On the other hand, managers have coordinated professionally, built substantial social capital, increased capacity, and made decisions in accordance with the adaptive governance approach. This study contributes to expanding the literature on adaptive governance used in rural ecotourism as an effort to reduce poverty.
Public value dalam Pemerataan Akses Layanan Kelompok Rentan Melalui Layanan Mobile JKN di Bojonegoro Avina Febrianti; Faridatul Istighfaroh; Junadi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0mst7m24

Abstract

Transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN menjadi pilar utama pelayanan BPJS Kesehatan dalam upaya pemerataan akses layanan kesehatan. Namun, di Kabupaten Bojonegoro yang memiliki wilayah luas dan karakteristik masyarakat yang beragam, implementasi Mobile JKN masih menghadapi berbagai kendala, khususnya bagi kelompok rentan. Masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, sosial, dan geografis, serta lansia yang tidak memiliki atau belum mampu mengoperasikan smartphone, mengalami hambatan dalam mengakses layanan kesehatan berbasis digital. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan Mobile JKN di Puskesmas Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro belum sepenuhnya menciptakan public value yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Mobile JKN dalam menciptakan public value melalui pemerataan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan berdasarkan teori public value Moore (1995), yang meliputi aspek legitimasi dan dukungan, kapasitas operasional, serta nilai substansial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo terhadap enam informan yang terdiri dari petugas puskesmas dan masyarakat pengguna Mobile JKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile JKN memberikan kemudahan dan efisiensi layanan, namun pemahaman, dukungan operasional, dan manfaatnya belum dirasakan secara merata oleh kelompok rentan.