M. Saleh
Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Minyak Sawit Mentah (CPO) PT Suryaraya Lestari I Berdasarkan Parameter FFA, Kadar Air, DOBI, dan Kadar PengotorEvaluasi Kualitas Minyak Sawit Mentah (CPO) PT Suryaraya Lestari I Berdasarkan Parameter FFA, Kadar Air, DOBI, dan Kadar Pengotor Grenatha Lengke’; Tiara Ornalia Lembang; M. Saleh; Yoel Pasae; Maxie Djonny
Paulus Chem Engineering Journal Vol 2 No 1 (2024): Vol.2 No.1 Februari 2024 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/pspcs213

Abstract

Standar mutu untuk minyak sawit mentah (CPO) digunakan untuk menentukan kualitas produk dan penerimaan pasar. Parameter seperti kadar FFA, kadar air, DOBI, dan kadar pengotor adalah indikator yang menentukan stabilitas, kemurnian, dan kemudahan pemrosesan minyak. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas CPO yang diproduksi oleh PT Suryaraya Lestari I, dengan fokus pada parameter kadar asam lemak bebas (FFA), kadar air, Deterioration of Bleachability Index (DOBI), dan kadar pengotor. Sampel dari PT Suryaraya Lestari I dianalisis untuk menentukan kesesuainnya terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata kadar FFA dalam sampel jauh di bawah batas maksimum yang diizinkan sebesar 5%, menunjukkan kualitas yang sangat baik. Kadar air dalam semua sampel di bawah ambang batas 0,1%, mengindikasikan pengolahan dan penyimpanan yang baik yang mencegah hidrolisis dan degradasi dari minyak. Nilai DOBI, mencerminkan kualitas minyak yang tinggi yang cocok untuk proses pemurnian dan pemutihan lebih lanjut. Selain itu, kadar pengotor dalam semua sampel lebih rendah dari batas maksimum SNI sebesar 0,5%.
ANALISIS DAN PERBANDINGAN KADAR Ni, Fe2O3, dan SiO2 PADA BIJIH NIKEL LATERIT BERDASARKAN JENIS SAMPEL DI WILAYAH MALUKU UTARA Jane Aprilia Mege; Febriani Kadang; M. Saleh; Rosalia Sira Sarungallo
Paulus Chem Engineering Journal Vol 6 No 1 (2026): Vol.6 No.1 Februari 2026 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/vxm1et10

Abstract

Bijih nikel laterit merupakan sumber mineral yang berperan dalam industri pengolahan dan hilirisasi nikel di Indonesia, khususnya di kawasan Maluku Utara. Variasi kadar unsur nikel (Ni), besi oksida (Fe2O3), dan silika (SiO2) pada bijih nikel laterit dipengaruhi oleh proses laterisasi dan jenis material, sehingga karakteristik kimia dibutuhkan untuk pengendalian kualitas bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kadar Ni, Fe2O3, dan SiO2 pada bijih nikel laterit berdasarkan perbedaan jenis sampel, yaitu sampel batu, sampel tanah, dan sampel campuran yang berasal dari wilayah Maluku Utara, meliputi Ternate, kawasan industri pertambangan di Halmahera, dan pulau-pulau sekitarnya. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel di lapangan, preparasi sampel melalui proses pengeringan, penghalusan ukuran 200 mesh, serta pembentukan pelet. Analisis kimia dilakukan menggunakan instrumen Energy Dispersive X-Ray Fluorescence (ED-XRF) untuk menentukan kadar Ni, Fe2O3, dan SiO2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Ni dan Fe2O3 sampel tanah lebih tinggi serta kandungan SiO2 yang lebih rendah dibandingkan sampel batu dan sampel campuran, sehingga menunjukkan kualitas bijih nikel laterit yang paling baik. Sampel campuran menunjukkan karakteristik campuran material dengan tingkat laterisasi yang berbeda, sedangkan sampel batu  kualitas terendah karena sifat batuan ultramafik dan kandungan silika yang tinggi. Karakteristik bijih nikel laterit di Maluku Utara yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk pengendalian kualitas bijih serta perencanaan penambangan dan pengolahan yang lebih tepat dan berkelanjutan.
Pengaruh Variasi Kehalusan Blaine Semen Portland Komposit (Pcc) Terhadap Ketahanan Kuat Tekan Beton Kurnia Y Bulewan; Balissa Martin; M. Saleh; Temmalegga
Paulus Chem Engineering Journal Vol 6 No 1 (2026): Vol.6 No.1 Februari 2026 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/kyhy2h46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kehalusan semen Portland Composite Cement (PCC) terhadap sifat fisika dan mekanik, khususnya kuat tekan mortar dan beton. Metode yang digunakan meliputi preparasi material, pencampuran, serta pengujian kimia basah (LOI, BTL, XRF), uji fisika (residu, Blaine, kuat tekan mortar), dan uji kuat tekan beton. Hasil pengujian menunjukkan adanya hubungan terbalik antara residu dan kehalusan (Blaine), di mana semakin kecil residu maka semakin tinggi nilai Blaine. Peningkatan kehalusan semen berpengaruh terhadap kenaikan kuat tekan mortar pada hari ke  3, 7, dan 28, serta kuat tekan beton umur 28 hari. Nilai kuat tekan tertinggi dicapai pada PCC 3 sebesar 23,2 MPa, sedangkan terendah pada PCC 2 sebesar 19,7 MPa. Penelitian ini menegaskan bahwa kehalusan semen berpengaruh signifikan terhadap kualitas mortar dan beton