Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Implementasi Kebijakan Remunerasi Terhadap Kinerja Pegawai Di Pengadilan Tinggi Agama Bandung Gina Sofia Rahman
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 22 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v22i2.315

Abstract

Efektivitas kebijakan remunerasi merupakan isu strategis dalam reformasi birokrasi untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara. Penelitian ini menganalisis pengaruh remunerasi finansial dan non-finansial terhadap kinerja pegawai di Pengadilan Tinggi Agama Bandung. Menggunakan metode kuantitatif dengan 51 responden pegawai fungsional administrasi umum, data dianalisis melalui regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Sig. F = 0,000). Secara parsial, remunerasi finansial berpengaruh signifikan (t = 4,821, Sig. = 0,000), sedangkan remunerasi non-finansial tidak berpengaruh signifikan (Sig. = 0,567). Kontribusi kedua variabel terhadap kinerja pegawai sebesar 50,8%. Dari indikator remunerasi finansial, pembayaran remunerasi yang tepat waktu, layak, dan adil memiliki persepsi paling dominan dalam mempengaruhi kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa aspek finansial masih menjadi prioritas utama dalam memotivasi kinerja pegawai di lingkungan birokrasi. Penelitian ini memberikan dasar evaluasi kebijakan remunerasi untuk optimalisasi kinerja pegawai.
MEMBANGUN EKOSISTEM KEUANGAN SYARIAH UNTUK PEMBERDAYAAN UMKM: PERSPEKTIF COLLABORATIVE GOVERNANCE Jiwa Riwayanti; Gina Sofia Rahman; Suci Rahmadani; Popon Srisusilawati
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.453

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan, rendahnya literasi keuangan, lemahnya kapasitas administratif, serta belum terintegrasinya program pemberdayaan. Keuangan syariah memiliki potensi untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui integrasi pembiayaan komersial dan sosial yang berorientasi pada keadilan, kemitraan, dan pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan ekosistem keuangan syariah bagi pemberdayaan UMKM melalui perspektif collaborative governance serta merumuskan model ekosistem yang mengintegrasikan peran para pemangku kepentingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang bersumber dari dokumen kebijakan, laporan institusi, dan literatur akademik. Data dianalisis menggunakan content analysis berdasarkan empat dimensi collaborative governance, yaitu starting conditions, institutional design, facilitative leadership, dan collaborative process. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki kapasitas kelembagaan, regulasi, dan instrumen keuangan syariah yang relatif memadai, tetapi implementasinya masih menghadapi fragmentasi program, kesenjangan informasi dan kapasitas antaraktor, lemahnya integrasi data, serta belum optimalnya koordinasi dan evaluasi bersama. Pemerintah perlu menjalankan peran sebagai regulator, fasilitator, dan orchestrator yang menghubungkan lembaga keuangan syariah, lembaga sosial Islam, akademisi, komunitas, dan UMKM. Model yang dihasilkan mengintegrasikan fungsi pembiayaan, penguatan kapasitas, dan pemberdayaan serta mendorong mekanisme transisi UMKM dari pembiayaan sosial menuju pembiayaan komersial. Ekosistem keuangan syariah berbasis collaborative governance berpotensi memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat kapasitas, kemandirian, dan keberlanjutan UMKM.