Franky Sumarlie
Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kedokteran, Universitas Pelita Harapan; Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Palangkaraya Kalimantan Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Hospital Organizational Citizenship Behavior terhadap Kualitas Pelayanan di Ruang Bersalin dengan Mediasi Lama Masa Kerja Bidan Franky Sumarlie; Ferdi Antonio; Rudy Pramono; Dewi Sri Surya Wuisan
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i02.4199

Abstract

Kualitas pelayanan di ruang bersalin merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Hospital Organizational Citizenship Behavior (HOCB) mencakup perilaku sukarela staf rumah sakit yang melampaui deskripsi tugas formal, mendorong kerja sama tim, keselamatan, dan pelayanan yang berpusat pada pasien. Lama masa kerja bidan diprediksi dapat memperkuat pengaruh HOCB melalui akumulasi keterampilan dan pengetahuan institusional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh HOCB terhadap kualitas pelayanan di ruang bersalin dengan lama masa kerja bidan sebagai variabel mediasi. Penelitian dengan pendekatan cross-sectional design ini dilakukan pada 214 bidan dari 14 rumah sakit umum di Kalimantan Tengah, Indonesia. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan pendekatan sensus.  Data dikumpulkan menggunakan self-administered questionnaire dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukan bahwa HOCB berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelayanan (p<0.001) dan lama masa kerja bidan memperkuat hubungan ini (koefisiensi tinggi 1.020; p<0.001). Oleh karena itu, meningkatkan HOCB dan menempatkan bidan berpengalaman secara strategis di ruang bersalin dapat memperbaiki kualitas pelayanan di ruang bersalin.