This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN WISATA BERBASIS DIGITAL DI KAMPUNG ENGGROS KOTA JAYAPURA Nicea Roona Paranoan; Sara Umbekna; Axelon Samuel Renyaan; Halle Fenny Peday Watori; Ramson Ompusunggu; Retno Angraeni S; Lolita Tuhumena; Hardi Hamzah; Kedswin G. Hehanussa
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3345

Abstract

Enggros merupakan kampung terapung yang berada di perairan Teluk Youtefa dengan destinasi wisata yang menarik. Keberadaan kampung ini dengan alam yang indah serta hasil perikanan ikan belanak sekitar kawasan kampung Enggros dapat dikembangkan menjadi ekonomi kreatif. Namun, masyarakat terbatas dan belum memiliki keterampilan yang baik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan potensi wisata. Oleh sebab itu, program pengabdian yang dilakukan menggunakan metode participatory rural appraisal (PRA) yang diterapkan kepada kelompok masyarakat dilakukan bulan Agustus sampai Oktober 2025. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan produktivitas industri kreatif lokal, yang juga mendukung keberlanjutan ekonomi Kampung Enggros, seuai Sustainable Development Goals 14 tentang Ekosistem Laut yang berfokus dengan mendaur ulang limbah menjadi aksesori, dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke laut. Hal ini membantu mengurangi polusi plastik dan limbah organik yang merusak ekosistem laut. Pelaksanaan kegiatan dengan sosialisasi, pelatihan, demonstrasi dan evaluasi terkait program pengabdian ini kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sosialisasi dengan pemberian materi tentang ekonomi kreatif dan penerapan teknologi digital melalui website kampung enggros telah diterima oleh masyarakat secara antusias, pelatihan peggunaan canva untuk pembuatan brosur, demonstrasi antara tim pengabdi dan sekumpulan ibu- ibu berjumlah 10 orang dalam pembuatan asesoris berupa anting, kalung, gelang, jepitan dan gantungan kunci. Kemudian, penilaian terhadap pelaksanaan program kegiatan pengabdian oleh kumpulan ibu-ibu sebagai mitra (jumlah 10 orang) dikategorikan sangat baik karena antusias tinggi dan kolaborasi yang baik di Kampung Enggros Kota Jayapura.