This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI POC BERBAHAN DASAR LIMBAH ORGANIK DAPUR DALAM MENDUKUNG PROGRAM NENEMO MANDIRI PANGAN DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Desty Aulia Putrantri; Mustika Adzania Lestari; Hevia Purnama Sari; Annisa Fitri; Henni Elfandari; Reza Zulfahmi; Ferziana; Desryan Irawan
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3431

Abstract

Program Nenemo Mandiri Pangan merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam menjaga ketahanan dan kemandirian pangan. Dalam pelaksanaannya, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pertanian ramah lingkungan dan tingginya ketergantungan pada pupuk kimia. Oleh karena itu, diperlukan hilirisasi inovasi pemanfaatan sumber daya lokal dengan pengolahan limbah dapur organik menjadi pupuk organik cair (POC) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah dapur organik menjadi pupuk organik cair (POC) guna mendukung pertanian berkelanjutan dan kemandirian pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Gapoktan Lestari Makmur, Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat pada bulan Juni - November 2025. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan technical assistance dan learning by doing, dengan tahapan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan POC, aplikasi pada tanaman pekarangan, serta monitoring dan pendampingan berkelanjutan. Sebanyak 35 peserta yang terdiri dari anggota Gapoktan Lestari Makmur dan kelompok wanita tani terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 72,5% menjadi 92,8%. POC yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik, yaitu berwarna coklat tua, beraroma fermentasi segar, dan tidak berbau busuk. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengelola limbah dapur, serta mengurangi timbulan sampah. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung pertanian organik, efisiensi biaya produksi, dan penguatan kemandirian pangan masyarakat berbasis sumber daya lokal.