Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan terhadap peningkatan daya tahan fisik siswa dalam permainan sepak bola di SDN 4 Dawuhan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest design group. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan daya tahan fisik siswa dalam permainan sepak bola. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan pretest posttest design. Sampel terdiri dari 30 siswa kelas V yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (latihan selama 6 minggu, 3 kali per minggu) dan kelompok kontrol (latihan konvensional). Instrumen pengukuran daya tahan fisik menggunakan Multistage Fitness Test untuk memperoleh nilai VO₂max. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan VO₂max dari rata-rata 29,98 ml/kg/menit menjadi 34,77 ml/kg/menit. Uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok dengan nilai p < 0,05. Latihan circuit training secara signifikan meningkatkan daya tahan fisik siswa dalam permainan sepak bola di SDN 4 Dawuhan. Abstract This study aims to determine the effect of training on improving students’ physical endurance in soccer at SDN 4 Dawuhan. The method used was an experiment with a pretest-posttest control group design. The study subjects consisted of 30 fifth-grade students, divided into an experimental group and a control group. The experimental group participated in a 6-week training program three times a week, while the control group participated in conventional physical education classes. The Multistage Fitness Test (MFT) was used to measure physical endurance. The results of the analysis showed a significant increase in physical endurance in the experimental group compared to the control group. Training proved effective in improving aerobic capacity and soccer endurance. Thus, this approach can serve as a practical and efficient alternative training method to improve the physical fitness of elementary school students, particularly in the context of soccer instruction