Reza Aofal
Universitas Insan Budi Utomo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Latihan Reaction Time Test Terhadap Kecepatan Reaksi Stimulus Visual Atlet Sepak Bola Persik Kendal Jadug Arya Aragani; Muhammad Nidommuddin; Agusti Mardikaningsih; Hari Pamungkas; Reza Aofal
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i1.40701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan metode latihan reaction time test terhadap peningkatan kecepatan reaksi visual pada atlet sepak bola persik kendal. Kecepatan reaksi visual merupakan faktor kunci dalam pengambilan keputusan yang cepat di lapangan sepak bola, seperti merespons pergerakan bola atau lawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Sebelum mengikuti program latihan, waktu reaksi visual atlet diukur menggunakan reaction time test yang melibatkan stimulus visual berupa cahaya atau pergerakan objek yang harus segera direspons. Program latihan dilakukan selama empat minggu dengan variasi kecepatan dan jenis stimulus visual, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atlet dalam merespons stimulus dengan lebih cepat. Setelah program latihan selesai, dilakukan post-test untuk mengukur perubahan waktu reaksi atlet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t untuk membandingkan perbedaan waktu reaksi sebelum dan setelah latihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecepatan reaksi visual atlet sepak bola Persik Kendal setelah menjalani program latihan ini. Peningkatan waktu reaksi visual ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan performa di lapangan, khususnya dalam hal pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Abstract This study aims to test the application of the reaction time test training method to improve visual reaction speed in Persik Kendal soccer athletes. Visual speed is a key factor in making quick decisions on the soccer field, such as reacting to the movement of the ball or opponents. The method used in this study is an experiment with a pre-test and post-test design. Before following the training program, the visual reaction time of athletes was measured using a react time test involving visual stimuli in the form of light or object movement that must be responded to immediately. The training program was carried out for four weeks with variations in speed and type of visual stimulus, aiming to improve athletes' ability to respond to stimuli more quickly. After the training program was completed, a post-test was conducted to measure changes in athletes' reaction time. The data obtained were analyzed using a t-test to compare the difference in reaction time before and after training. The results showed a significant increase in the visual reaction speed of Persik Kendal soccer athletes after undergoing this training program. The expected increase in visual reaction time can have an impact on improving performance on the field, especially in terms of making quick and accurate decisions
Meningkatkan Hasil Pembelajaran Sepak Bola Menggunakan Metode Fun Game Pada Siswa Sekolah Dasar Sumberejo 2 David Ardan Kurniawan; Endang Sumarti; Hari Pamungkas; Havid Yusuf; Reza Aofal
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i1.40863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran sepak bola pada siswa sekolah dasar Sumberejo 2 melalui penerapan metode fun game. Dalam pembelajaran sepak bola banyak siswa yang merasa kurang tertarik dan kesulitan dalam memahami teknik-teknik dasar yang diajarkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan penerapan 2 siklus. Subjek penelitian ini yaitu siswa sekolah dasar Sumberejo 2 dengan jumlah yaitu 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil siklus I yaitu 19 siswa (63,33%) dinyatakan tuntas, sedangkan siklus II diperoleh 26 siswa (86,67%). Sehingga kesimpulannya yaitu metode fun game terbukti efektif meningkatkan hasil belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga sepakbola. Dengan demikian, metode fun game dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sepak bola di tingkat Sekolah Dasar. Abstract This study aims to improve the learning outcomes of soccer in elementary school students of Sumberejo 2 through the application of the fun game method. In learning soccer, many students feel less interested and have difficulty in understanding the basic techniques taught. The research method used is Classroom Action Research with the application of 2 cycles. The subjects of this study were elementary school students of Sumberejo 2 with a total of 30 students. The results of the study showed that the results of cycle I, namely 19 students (63.33%) were declared complete, while cycle II obtained 26 students (86.67%). So the conclusion is that the fun game method has proven to be effective in improving enjoyable learning outcomes and encouraging students to be more active in participating in soccer sports activities. Thus, the fun game method can be used as an alternative to improve the quality of soccer learning at the Elementary School level
Efektivitas Sport Massage Dalam Mengurangi Kelelahan Otot Pada Pemain Basket DBL SMA Lab UM Dedy Irawan; Ilham Akbar Lazuardian Febriansyah; Hari Pamungkas; Ashari Husen; Sudari; Reza Aofal
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i2.45086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sport massage dalam mengurangi kelelahan otot pada pemain basket DBL dari SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Kelelahan otot merupakan masalah umum yang dialami oleh atlet setelah menjalani latihan intensif atau pertandingan yang jika tidak ditangani dengan baik dapat menurunkan performa dan meningkatkan risiko cedera. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri dari 12 pemain basket yang aktif mengikuti kompetisi DBL. Pengukuran tingkat kelelahan otot dilakukan dengan menggunakan Borg Rating of Perceived Exertion dan tes kekuatan otot leg dynamometer sebelum dan sesudah perlakuan. Perlakuan berupa sport massage dilakukan selama 20 menit pasca latihan intensif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada skor RPE dan peningkatan kekuatan otot setelah diberikan sport massage. Dengan demikian sport massage terbukti efektif dalam membantu pemulihan otot dan mengurangi kelelahan pada pemain basket SMA Lab UM. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sport massage sebagai bagian dari program pemulihan pasca latihan bagi atlet. This study aimed to determine the effectiveness of sports massage in reducing muscle fatigue in DBL basketball players from SMA Laboratorium, State University of Malang. Muscle fatigue is a common problem experienced by athletes after intensive training or matches. If not properly managed, it can reduce performance and increase the risk of injury. The research method used was an experimental design with a pre-test and post-test. The study subjects consisted of 12 basketball players actively participating in DBL competitions. Muscle fatigue levels were measured using the Borg Rating of Perceived Exertion and a leg dynamometer muscle strength test before and after treatment. Sports massage was administered for 20 minutes after intensive training. The results showed a significant decrease in the RPE score and an increase in muscle strength after sports massage. Thus, sports massage has been proven effective in promoting muscle recovery and reducing fatigue in SMA Lab UM basketball players. This study recommends the implementation of sports massage as part of a post-training recovery program for athletes..