Darmining Darmining
Universitas Kadiri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER (2-3 TAHUN) Huda Rohmawati; Weni Tri Purnani; Darmining Darmining
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7471

Abstract

Abstrak Anak usia 2-3 tahun umumnya masih sering kencing bila tidur atau berak di celana sehingga pada pengasuhan perlu diajarkan toilet training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua dengan kemampuan toilet training anak. Penelitian ini termasuk penelitian analitik kuantitatif. Sampel sebanyak 38 responden, menggunakan tehnik total populasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden pola asuhnya termasuk kategori demokratis yaitu sebanyak 25 responden (65,8%), sebagian besar responden kemampuan toilet trainingnya termasuk aktif yaitu sebanyak 12 responden (65,8%). Hasil uji statistic menggunakan korelasi Spearman Rank didapatkan p value = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima sehingga ada hubungan antara pola asuh dengan kemampuan toilet training pada anak usia toddler (2-3 tahun). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola asuh yang tepat diperlukan untuk menunjang kemampuan toilet training. Diharapkan agar ibu memilih pola asuh demokratis terhadap anak mengingat pola asuh ini paling berpengaruh terhadap kemampuan toilet training.   Kata kunci : Pola Asuh, Kemampuan Toilet Training, Anak Usia Toddler (2-3 Tahun)
PENGARUH PEMBERIAN JUS KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI Ida Tri Wahyuni; Fauzia Laili; Darmining Darmining; Siti Hajrianti; Desvina Ariani
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7543

Abstract

Abstrak Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi dan kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah dengan mengonsumsi jus kurma yang kaya zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di Pondok Pesantren Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di Pondok Pesantren Kota Kediri dengan sampel sebanyak 16 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan pengukuran kadar hemoglobin menggunakan Hb meter (Easy Touch) sebelum dan sesudah pemberian jus kurma selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian jus kurma sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin <12 gr/dl yaitu sebanyak 14 responden (87,5%). Setelah diberikan jus kurma, sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal ≥12 gr/dl yaitu 13 responden (81,3%). Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh pemberian jus kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian jus kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri sehingga dapat dijadikan alternatif intervensi nonfarmakologis dalam pencegahan anemia. Kata Kunci: Anemia, hemoglobin, remaja putri, jus kurma, zat besi