FIERDANIA YUSVITA
PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT, FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS ESA UNGGUL

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI BAHAYA DAN RISIKO PENGGALIAN BATU CURI DI PT X SUBANG CICI MAULIDA AZZAHRAH; CUT ALIA KEUMALA MUDA; EKA CEMPAKA PUTRI; FIERDANIA YUSVITA; ASEP SAEPULLOH
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i2.10000

Abstract

Pendahuluan: Pertambangan batu merupakan salah satu kegiatan yang memiliki risiko tinggi yang dapat dilihat dari risiko kesehatan dan keselamatan kerja. Perlu dilakukan manajemen risiko dengan mengidentifikasi bahaya dan risiko berdasarkan proses kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya dan risiko pada proses penggalian batu curi di PT X Subang tahun 2025. Metode: Metode penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, telaah dokumen, dan observasi langsung. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret hingga Juli 2025. Informan pada penelitian ini yaitu operator excavator bucket, safety officer, pengawas lapangan, dan manajer operasional. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penggalian batu curi memiliki bahaya dan risiko kesehatan lebih tinggi daripada bahaya dan risiko keselamatan seperti virus dan bakteri yang berisiko iritasi kulit, ruam, batuk. Paparan debu yang berisiko gangguan pernapasan dan iritasi mata. Postur kerja janggal berisiko kelelahan otot dan gangguan otot rangka. Kebisingan dari excavator bucket berisiko gangguan pendengaran. Konflik antar pekerja yang berisiko gangguan kecemasan. Beban kerja berlebih untuk mengejar target yang belum tercapai sebelumnya berisiko kelelahan mental. Kesimpulan: Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dilakukan sosialisasi SOP, melanjutkan proses identifikasi bahaya dan risiko dengan salah satu metode penilaian risiko, serta melakukan monitoring dan evaluasi laporan P2H secara berkala, serta membuat dokumentasi risiko tersendiri dari dokumen lainnya.
STUDI OBSERVASIONAL IDENTIFIKASI BAHAYA DAN RISIKO PADA PROSES LOADING KONTAINER DI OPEN YARD PT. X JAKARTA UTARA TAHUN 2024 CUT ALIA KEUMALA MUDA; FIERDANIA YUSVITA; DHEA JULIA ANDANI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i2.10001

Abstract

Suatu aktivitas loading unit mobil di area open yard ke dalam kontainer memiliki bahaya dan risiko yang melibatkan sumber daya manusia yang ahli, lingkungan kerja, proses, bahan, mengoperasikan alat pendukung pengangkatan serta pengangkutan berupa forklift. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko yang terjadi pada proses loading kontainer di open yard PT.X Jakarta Utara tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi observasional. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahaya yang dominan muncul pada bahaya keselamatan yaitu operator tidak ahli serta alat yang digunakan tidak layak pakai dan tidak sesuai, sumber bahaya kesehatan yang sering terjadi yaitu posisi kerja tidak ergonomis dan debu kontainer. Risiko utama yang teridentifikasi meliputi menabrak operator lain, kerusakan alat, salah menggunakan alat, pekerjaan tertunda, paparan hawa panas pada operator, keluhanan MSDS, serta gangguan pernafasan dan juga pendengaran. Beberapa kendala yang dihadapi dalam proses loading meliputi cuaca ekstrim, tingginya aktivitas loading, kurangnya pengawasan, serta area loading dock yang terbatas. Selain itu, ditemukan bahwa manajemen risiko di PT.X belum diterapkan secara optimal sehingga belum dilakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bahaya keselamatan yang sering terjadi yaitu perilaku tidak aman dan bahaya fisik. Bahaya kesehatan yang sering terjadi yaitu bahaya kimia dan bahaya ergonomi. Berdasarkan fakta diatas, diperlukan pihak manajemen dan unit K3 melakukan pengawasan secara rutin untuk mengurangi potensi kecelakaan, penyakit akibat kerja, dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja di area open yard.