Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGELOLAAN RISIKO GANGGUAN MENTAL PADA PEKERJA PT.X DI MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 Yusvita, Fierdania; Millah, Izzatu; Keumala Muda, Cut Alia
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i03.5209

Abstract

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak 2020 di Indonesia membawa banyak perubahan baru dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pada aktivitas bekerja. Penyesuaian sistem kerja ini seringkali tidak memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk potensi bahaya psikososial sehingga meningkatkan risiko gangguan mental pada pekerja. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan secara online dan offline ini merupakan rangkaian dari kegiatan coaching promosi kesehatan di tempat kerja (PKDTK). Tujuan kegiatan abdimas ini adalah meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat mental pada pekerja PT.X. Rangkaian kegiatan abdimas diawali dengan penyebaran kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale (DAAS-21) untuk melakukan identifikasi risiko gangguan mental pada pekerja di PT. X. Hasil kuesioner menunjukkan semua responden mengalami risiko gangguan mental berupa cemas, stress dan depresi akibat kerja. Setelah itu dilakukan sosialisasi dan edukasi terkait kesehatan mental pada pekerja di masa pandemi Covid-19. Terjadi peningkatan pengetahuan pekerja setelah kegiatan ini. Setelah sosialisasi, dilakukan diskusi dan konseling bagi para pekerja. Para pekerja dipandu untuk memilih hal-hal yang menyenangkan untuk mengurangi tanda dan gejala stress yang dirasakan. Pekerja tampak aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung. Diharapkan program manajemen stress kerja di PT. X segera dilaksanakan sehingga derajat sehat mental pada seluruh pekerja PT.X di masa Pandemi Covid-19 ini akan tercapai lebih optimal. Kata kunci : Risiko gangguan mental, pekerja, pandemi covid-19
Knowledge Level of Multidrug Resistants Tuberculosis (MDR-TB) among Commuter Train Users Rini Handayani; Cut Alia Keumala Muda; Namira Wadjir Sangadji
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 4 No. 6 (2021): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v4i6.532

Abstract

Introduction: Multidrug Resistants Tuberculosis (MDR-TB) is biggest problem of preventive and elimination Tuberculosis (TB) Programmed in the world, include in Indonesia. It is more difficult when there are new strains of Mycobacterium tuberculosis which have resistant to Anti Tuberculosis Therapy (ATT). Objective: The aim of this study is to describe knowledge about MDR-TB on commuter train user in 2020 and its risk factors. Method: This research is observational study which used Cross sectional design study. The sample is 100 commuter train users who ?18 years old and use commuter train routine. The analysis was done in Chi-square test. Results: The result is 55% or 55 participants have bad knowledge about MDR-TB which the question that having less right answer are the meaning of MDR-TB (31%), diagnosis method of MDR-TB (33%), and the causes of MDR-TB (36%). It also showed there is relation of profession status (p-value: 0.019) and educational status (p-value: 0.044) with MDR-TB knowledge and there is no relation of age (p-value: 0.0227) and gender (p-value: 0.096) with MDR-TB knowledge. So, more than half of participants have bad knowledge of MDR-TB and the risk factors of MDR-TB Knowledge are profession status and educational status. Recommendation: To increase knowledge, it can do socialization of MDR-TB using short video and poster in each railway coach
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PEMBANGUNAN TAHAP STRUKTUR DI PT. ABADI PRIMA INTIKARYA ANCOL TAHUN 2020 Queenta Hehanussa; Cut Alia Keumala Muda; Putri Handayani; Veza Azteria
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.336

Abstract

Kelelahan kerja memberi kontribusi 50% terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Kelelahan bisa disebabkan oleh sebab fisik ataupun mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja di PT. Abadi Prima Intikarya Ancol tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi responden sebanyak 38 dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 38 orang sehingga teknik pengambilan sampel tersebut menggunakan total sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian bahwa beban kerja memiliki nilai p-value 0,036; usia memiliki nilai p-value 0,022; status gizi memiliki nilai p-value 0,036 disimpulkan bahwa H0 ditolak, menunjukkan ada hubungan beban kerja, usia dan status gizi dengan kelelahan kerja. Hal ini sesuai dengan hipotesis awal yang berasumsi bahwa terdapat hubungan antara beban kerja, usia dan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekeja pembangunan tahap struktur di PT. Abadi Prima Intikarya Ancol tahun 2020.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SAFETY DRIVING PADA PENGEMUDI BUS AKAP Insyafia Amalia Khusnul; Cut Alia Keumala Muda; Veza Azteria; Putri Handayani
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.333

Abstract

Safety driving merupakan dasar pelatihan mengemudi lebih lanjut yang lebih memperhatikan keselamatan bagi pengemudi dan penumpang. Dalam Global Status Report on Road Safety World Health Organization disebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas jalan mengakibatkan kematian sekitar 1,35 juta orang di seluruh dunia setiap tahun1. Di Indonesia, berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), terdapat 107.500  kecelakaan dan sebanyak 1034 unit bus terlibat dalam kecelakaan lau lintas. Bus AKAP trayek Jakarta – Yogyakarta merupakan salah satu bus di Terminal Pulo Gebang dengan keberangkatan pada malam hari dan memiliki beberapa titik jalur yang rawan kecelakaan lalu lintas atau blackspot. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety driving pengemudi bus AKAP trayek Jakarta-Yogyakarta tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi pengemudi bus AKAP trayek Jakarta-Yogyakarta di Terminal Pulo Gebang sebanyak 40 pengemudi dan sampel yang digunakan sebanyak 40 pengemudi dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data analisis menggunakan uji Chi Square dengan hasil menunjukkan bahwa ada huungan antara pengetahuan safety driving (p-value 0,003), pelatihan mengemudi (p-value 0,001) dengan perilaku safety driving. Serta tidak ada hubungan antara pengalaman mengemudi (p-value 1,000) dengan perilaku safety driving. Maka dari itu dibutuhkan pengetahuan safety driving dan pelatihan mengemudi untuk meningkatkan perilaku safety driving.
Edukasi Kesehatan Mengenai Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Phbs) dan Pola Makan Gizi Seimbang Di Kampung Lembah Duhur, Bogor Cut Alia Keumala Muda; Rini Handayani
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): As-Syifa: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.2.1.1-6

Abstract

Communicable and uncommunicable disease is important problem in Indonesia. To prevent infected or being sick, we have to do preventive action as clean and healthy living behaviors (PHBS) and balance nutrition. The aim of this activity is to give information to people in Kampung Lemah Duhur, Desa Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Bogor about the importance of clean and healthy living behaviors (PHBS) and balance nutrition. The activity was wand with consultation method which used posters. The consultation was done smoothly and people enthusiastic are high. In the future, giving information about clean and healthy living behaviors (PHBS) and balance nutrition will carry out routinely.
Edukasi Kesehatan Mengenai Bahaya Merokok dan Minuman Keras pada Siswa SMP Taman Harapan 1 Bekasi Rini Handayani; Dwi Nurmawaty; Cut Alia Keumala Muda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.4997

Abstract

ABSTRAK Jumlah siswa yang merokok dan mengonsumsi alkohol di Indonesia cukup tinggi. Di SMP Taman Harapan 1 Bekasi diketahui bahwa 10,4% siswa merokok dan 2,6% pernah mengonsumsi alkohol. Perilaku ini sebagian  besar disebabkan karena diajak teman, agar terlihat keren dan kurang informasi mengenai hal tersebut. Tujuan  dilakukannya edukasi pada siswa untuk meningkatkan pengetahuan siswa  mengenai bahaya perilaku merokok dan mengonsumsi alkohol. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media power point. Hasil analisis diketahui terdapat peningkatan pengetahuan siswa mengenai bahaya merokok dan mengonsumsi alkohol sebesar 22,1%-58,5%. Diharapkan tidak ada siswa yang mencoba ataupun aktif dalam merokok ataupun mengonsumsi alkohol di masa mendatang. Kata Kunci: Merokok, Konsumsi Alkohol, Penyuluhan, Pengetahuan, Siswa  ABSTRACT The proportion of student which are smoking and alcohol consumption are high in Indonesia. In Taman Harapan 1 Bekasi Junior High School, there are 10.4% student which are smokers and 2.6% which are had alcohol consumption. The most caused this behavior are invited by friends, it make them feel cool, and having less knowledge about the danger of smoking and alcohol consumption. The aims of this education are to increase student knowledge of the danger of smoking and alcohol consumption. The activity was done with socialization using power point media. The analysis shows that student knowledge about the danger of smoking and alcohol consumption are increasing about 22.1%-58.5%. We hope that there is none of student wants to try smoking or be active smoker and consumption of alcohol in future. Keywords: Smoking, Alcohol Consumption, Socialization, Knowledge, Student
Work-related Skin Disease Symptoms in Tofu Makers in Cipayung District Mirta Dwi Rahmah Rusdy; Cut Alia Keumala Muda
The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Vol. 12 No. 1SI (2023): Special Issue of The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health in
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijosh.v12i1SI.2023.42-51

Abstract

Introduction: One of the risks that may come from exposure to chemicals, physics, and biological agents in the interaction of processes in industrial activities, particularly in the business of making tofu in the tofu maker's environment, is a work-related skin disease. The number of years of employment, chemical exposure and the time spent each day, hand-washing routines, and the use of personal protective equipment while at work are additional risk factors known to influence the frequency of occupational skin disorders. This study seeks to obtain information about the symptoms and some risk factors of work-related skin diseases in tofu makers in Jalan Raya X, Cipayung District. Methods: The analytical cross-sectional design with a chi-square test was carried out with 50 tofu makers as the total research sample. Measurements were made using the modified Nordic Occupational Skin Questionnaire (NOSQ-2002)/LONG. Results: The study found that 46% (23 people) of tofu makers did experience symptoms of work-related skin diseases. As many as 84% (42 people) of tofu makers with a working period of more than 3 years, and as many as 96% (50 people) had exposure 3 hours per day. As many as 62% (31 people) had bad hand-washing habits, and 96% (48 people) did not fully use personal protective equipment. Conclusion: Improvement of supporting facilities and infrastructures in the production area, such as air circulation systems, modification of machinery and equipment, setting working hours, and providing proper cleaning facilities will increase the health status of workers.
Penyuluhan Tanggap Darurat Kebakaran pada Siswa/i Kelas XI IPS SMA N 5 Depok Decy Situngkir; Eka Cempaka Putri; Ira Marti Ayu; Cut Alia Keumala Muda; Ning Setianti
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1667

Abstract

Kebakaran dapat terjadi dimana saja termasuk di sekolah. Kebakaran merupakan suatu proses dimana api tidak terkendali terjadi, menghasilkan reaksi oksidasi-reduksi dan terus-menerus menghasilkan panas. Tingginya aktivitas belajar mengajar maka membutuhkan sarana dan prasarana seperti LCD, komputer, kertas, lemari, meja, kursi, white board. Hal ini dapat memicu terjadinya kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai tanggap bencana kebakaran dengan penyuluhan. Penyuluhan mengenai kebakaran, pencegahan dan tanggap kebakaran yang disampaikan melalui presentasi power point dengan durasi sekitar 20 menit. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai tanggap kebakaran sehingga disarankan agar sekolah melakukan sosialisasi kebakaran secara berkelanjutan. Topik ini juga dapat ditambahkan pada mata pelajaran geografi mengenai mitigasi bencana.
Edukasi Kesehatan Kerja Tentang Gangguan Ginjal Akut Pada Pekerja PT. Andalan Utama Transportasi Otomotif Tahun 2024 Yusvita, Fierdania; Keumala Muda, Cut Alia; Wadjir Sangadji, Namira
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i1.5088

Abstract

Gangguan Ginjal Akut merupakan kerusakan secara mendadak pada ginjal yang terjadi karena penyumbatan urin saat melalui ginjal. Hal ini dapat dialami oleh setiap populasi termasuk pekerja di sektor logistik sehingga perlu dilakukan edukasi tentang kesehatan kerja terkait gangguan ginjal akibat kerja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan pekerja tentang pentingnya penerapan kesehatan kerja di tempat kerja khususnya berkaitan dengan masalah gangguan ginjal akut akibat kerja. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada Bulan Januari 2024 pada 21 orang perwakilan pekerja. Hasil kegiatan ini berupa terjadinya peningkatan pengetahuan peserta, diukur berdasarkan perbedaan nilai rata-rata hasil pre-test dan post-test peserta abdimas. Nilai rerata pre-test adalah sebesar 46,71 sedangkan nilai rerata saat post-test adalah sebesar 75,23 sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan sebesar 28,52%. Disarankan kepada perusahaan untuk meningkatkan frekuensi kegiatan edukasi dan promosi secara reguler, setidaknya per 2-3 bulan khususnya berkaitan dengan topik kesehatan kerja sehingga derajat kesehatan pekerja dapat tercapai dengan optimal.
ANALISIS TINGKAT RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA PEKERJA ADMINISTRATIF DI PT. X DENGAN METODE ROSA KEUMALA MUDA, CUT ALIA; MAHARANI, PREYSITA PUAN; HERYANA, ADE; HANDAYANI, RINI
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6350

Abstract

Pendahuluan: Pekerja administratif PT. X bekerja dengan komputer 5 jam/hari dengan posisi duduk 8 jam atau lebih dapat menyebabkan musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat risiko musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja administratif PT. X. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling yaitu sebanyak 30 pekerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan pengukuran postur kerja dengan kuisioner Rapid Office Strain Assessment (ROSA) terhadap pekerja administratif PT. X. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil dan Pembahasan: Hasil Rapid Office Strain Assessment (ROSA) proporsi tertinggi yang memiliki postur kerja yang berisiko sebanyak 22 pekerja (73,3%) sedangkan proporsi terendah pekerja yang memiliki postur kerja tidak berisiko sebanyak 8 pekerja (26,7%). Kesimpulan: Peralatan kerja dapat diperbaiki karena masih terdapat peralatan kerja yang kurang mendukung ergonomi, pekerja dapat melakukan peregangan otot selama 10 hingga 15 menit setiap dua jam, perusahaan harus menyediakan tempat penyimpanan dokumen dan pihak perusahaan melakukan pelatihan dan sosialisasi tentang pentingnya penerapan ergonomi dalam bekerja agar dapat meminimalisir tingkat resiko pada karyawan.