DELTA APRIANTI
FAKULTAS ILMU KESEHATAN, UNIVERSITAS DEHASEN BENGKULU

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN GIGI TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA KELAS 1 DI SD NEGERI 19 KOTA BENGKULU DELTA APRIANTI; DANUR AZISSAH RS
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i2.10011

Abstract

Pendahuluan: World Health Organization (WHO) Pada tahun 2018, angka peristiwa karies gigi permanen dilaporkan sebesar 2,3 miliyar permasalahan serta angka peristiwa karies pada gigi sulung sebesar 560 juta permasalahan. Amerika Serikat mempunyai prevalensi paling tinggi dengan 84% peristiwa karies, diiringi oleh Tiongkok dengan 76% dari karies, Brazil dengan 53, 6% dari karies serta Asia dengan 75, 8% dari karies (WHO, 2018). Tujuan : untuk mengetahui Efektivitas Edukasi Kesehatan Gigi Terhadap Perilaku Pencegahan Karies Gigi Pada Siswa Kelas 1 di SD negeri 19 Kota Bengkulu. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group pre-post test design, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 anak Kelas 1 di SD negeri 19 Kota Bengkulu, Dengan menggunakan teknik porpusive sampling dan alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner.. Analisa data menggunakan Uji wilcoxon test dengan derajat signifikansi α 0,001. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 48 responden sebelum diberikan edukasi kesehatan, ada 37,5% anak memiliki perilaku negative dan ada 62,5% anak memiliki perilaku positif, setelah diberikan edukasi kesehatan, ada 85,4% anak memiliki perilaku positif dan ada 14,6% anak memiliki perilaku negative. Hasil analisis bivariat ada Pengaruh Efektivitas Edukasi Kesehatan Gigi Terhadap Perilaku Pencegahan Karies Gigi Pada Siswa Kelas 1 di SD negeri 19 Kota Bengkulu dengan nilai p 0,001 ≤ 0,005. Diharapkan SD Negeri 19 Kota bengkulu bagi guru untuk tetap dilakukan pelatihan menggosok gigi secara berkelanjutan dan berulang-ulang dengan menggunakan metode media video animasi agar kemampuan siswa lebih sempurna dalam melakukan gosok gigi secara mandiri.
EFEKTIVITAS EDUKASI DIGITAL BERBASIS VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN KEJANG DEMAM PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA DEWA DELTA APRIANTI; MERI EPRIANA SUSANTI
Journal of Nursing and Public Health Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v14i1.11901

Abstract

Pendahuluan: Kejang demam merupakan salah satu kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak usia balita akibat peningkatan suhu tubuh di atas 38°C tanpa adanya infeksi sistem saraf pusat. Kondisi ini sering menimbulkan kecemasan pada orang tua, khususnya ibu, karena kurangnya pengetahuan mengenai penanganan pertama saat anak mengalami kejang demam. Tujuan : untuk mengetahui efektivitas edukasi digital berbasis video terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada balita di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 48 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi digital berbasis video mengenai penanganan kejang demam pada balita. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi digital berbasis video, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 43,8%. Setelah diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 64,6%. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 62,50 pada pre-test menjadi 84,79 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value <0,001 yang berarti terdapat pengaruh edukasi digital berbasis video terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada balita. Kesimpulan : hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa edukasi digital berbasis video efektif meningkatkan pengetahuan ibu mengenai penanganan kejang demam pada balita. Media video dapat digunakan sebagai alternatif inovasi promosi kesehatan karena mampu menyampaikan informasi secara menarik, mudah dipahami, dan meningkatkan pemahaman responden terhadap materi kesehatan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG JAJANAN SEHAT PADA SISWA KELAS 1 DI SD IT ALHASANAH PAGAR DEWA DELTA APRIANTI; EMI PEBRIANI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i1.8607

Abstract

Pendahuluan: Anak sekolah dasar merupakan kelompok rentan terhadap konsumsi jajanan tidak sehat akibat faktor lingkungan, daya tarik visual makanan, dan kurangnya pemahaman tentang kriteria keamanan pangan . Anak-anak merupakan sasaran utama dari makanan atau jajanan sekolah yang tidak sehat karena mereka belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai jajanan yang sehat, hal ini disebabkan karena pengetahuannya yang masih kurang tentang jajanan yang sehat (Wowor, 2018). Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Jajanan Sehat Pada Siswa Kelas 1 di SD IT Alhasanah Pagar Dewa Kota Bengkulu. Metode : Desain pada penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group pre-post test design, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 anak kelas 1 SD IT Alhasanah Pagar Dewa, Dengan menggunakan teknik total sampling dan alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan Uji wilcoxon test dengan derajat signifikansi α 0,05. Hasil dan Pembahasan : Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 32 responden sebelum diberikan Pendidikan kesehatan, ada 53,1% anak memiliki pengetahuan baik dan anak memiliki pengetahuan kurang 46,9% setelah diberikan Pendidikan kesehatan, ada 75% anak memiliki pengetahuan baik dan ada 25% anak memiliki pengetahuan cukup. Hasil analisis bivariat ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Jajanan Sehat Pada Siswa Kelas 1 di SD IT Alhasanah Pagar Dewa Kota Bengkulu dengan nilai p 0,001 ≤ 0,005. Kesimpulan : Diharapkan SD IT Alhasanah Pagar Dewa perlu menambah pengetahuan tentang keamanan jajanan agar dapat lebih mengenali jajanan yang sehat serta aman untuk dikonsumsi dan sebaiknya membiasakan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah agar tidak mengkonsumsi jajanan secara sembarangan.