DAMAYANTI DAMAYANTI
PRODI D3 KEBIDANAN, FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS BENGKULU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KONDISI KESEHATAN IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI JANGKA PANJANG CICI ARLITA; DENI MARYANI; NENG KURNIATI; KURNIA DEWIANI; DAMAYANTI DAMAYANTI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i2.10012

Abstract

Pendahuluan: Masalah utama kependudukan di Indonesia yaitu pertumbuhan penduduk yang tinggi. Dalam rangka menekan laju pertumbuhan penduduk, pemerintah melaksanakan berbagai program pembangunan salah satunya Keluarga Berencana (KB). Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan usaha pemerintah dalam menekan pertumbuhan penduduk. Pasangan Usia Subur (PUS) dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya berdasarkan informasi yang telah dipahami, termasuk keuntungan, kerugian dan faktor yang mempengaruhi metode kontrasepsi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan MKJP di wilayah kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik menggunakan desain cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 sampel dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan kondisi kesehatan (p value 0,569) tidak ada hubungan dengan pemilihan MKJP (p value > 0,05) dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang di wiliyah kerja Puskesmas Muara Bangkahulu.
BERAT LAHIR BAYI DIHUBUNGKAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL RINI MUSTIKASARI KURNIA PRATAMA; DAMAYANTI DAMAYANTI; HASRITA OCTALIANA; ENDAH PURDA LISTYA; NURUL FATIMAH SUSANTI; BELLA PRATIWI KURNIA PRATAMA
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v13i1.8944

Abstract

Pendahuluan: Indonesia memiliki masalah gizi anak dengan presentase Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) mencapai 6,2%. Ibu hamil dengan kekurangan gizi berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah 2-3 kali lebih besar dibandingkan ibu hamil yang tidak mengalami kekurangan gizi dan kemungkinan bayi meninggal 1,5 kali lebih besar. KEK saat hamil juga dapat meningkatkan risiko terjadinya BBLR. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji faktor determina berat lahir bayi ditinjau dari keadaan ibu yang berisiko KEK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Bakung, Kota Jambi. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 30 orang ibu hamil dengan kriteria inklusi. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) sebagai penilaian KEK dilakukan menggunakan pita LiLA pada sepertiga lengan ibu hamil bagian atas. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Variabel KEK menggunakan uji Fisher’s Exact diperoleh p-value 0,063 dimana lebih besar dari 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan KEK dengan berat badan lahir bayi, dengan sebagian besar ibu hamil tidak mengalami KEK melahirkan bayi dengan berat lahir normal (46,7%). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan KEK dengan berat badan lahir bayi, dimana KEK tidak dapat dijadikan sebagai faktor determinan berat lahir bayi. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat lebih banyak lagi mengkaji tentang faktor-faktor dari ibu hamil yang dapat memengaruhi berat badan lahir dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan cakupan wilayah kerja yang lebih luas.