Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Fenomena Dwibahasa pada Konten TikTok: Analisis Mendalam Alih Kode, Campur Kode, Interferensi, Integrasi Berlian Serevina Harianja; Jail Keni Aguselin Sembiring; Sri Lestari Putri Mulyani Harahap
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/4j8s5a35

Abstract

Artikel ini mengkaji kedwibahasaan dalam konten sosial media seperti tiktok yang merupakan salah satu platform yang sering digunakan sebagai tempat para konten kreator dalam mengabadikan setiap momen menarik untuk kita lihat. Melalui alih kode, campur kode, interferensi, dan integrasi, penyebab dan dampak kedwibahasaan para konten creator tiktok akan dikaji lebih dalam lagi. Penelitian ini menekankan bagi kita agar bijak dalam memperhatikan setiap konten yang kita bagikan dalam sosial media, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengembangan yang bijak dalam menggunakan media sosial yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi Kota Medan.
Ketidakadilan Gender dalam Cerpen Inem Karya Pramoedya Ananta Toer: Kajian Feminisme Eksistensialisme Simone de Beauvoir Riska Moriska; Nadira Azzahra; Nafisa Aulia Putri Pakpahan; Berlian Serevina Harianja; Jail Keni Aguselin Sembiring; Sri Lestari Putri Mulyani Harahap
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perempuan sebagai the Other serta menganalisis bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dialami tokoh Inem dalam cerpen Inem karya Pramoedya Ananta Toer berdasarkan perspektif feminisme eksistensialisme Simone de Beauvoir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data penelitian berupa cerpen Inem dan kutipan-kutipan yang merepresentasikan ketidakadilan gender dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Inem direpresentasikan sebagai the Other, yaitu perempuan yang tidak memiliki kebebasan memilih jalan hidupnya karena terkungkung dalam struktur sosial patriarkal. Bentuk ketidakadilan gender yang dialami meliputi stereotipe gender, subordinasi, marginalisasi, beban kerja ganda, dan kekerasan berbasis gender. Berbagai ketidakadilan tersebut menempatkan Inem dalam kondisi immanensi yang membatasi kebebasannya sebagai individu dan menghalangi pencapaiannya terhadap transendensi sebagai subjek otonom. Kesimpulannya, cerpen Inem merefleksikan bagaimana budaya patriarki mengonstruksi perempuan sebagai pihak yang tersubordinasi serta kehilangan otonomi atas kehidupan dan tubuhnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami ketidakadilan gender dalam karya sastra Indonesia melalui lensa feminisme eksistensialisme.
Kajian Linguistik Jurnalistik terhadap Judul Berita Kompas TV: Analisis KetidakpresisianDiksi dalam Judul Berita Daring dan Potensi Multitafsir Jail Keni Aguselin Sembiring; Berlian Serevina Harianja; Sri Lestari Putri Mulyani Harahap; Sherly Ramadhani; A. Samhudi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wef1cj38

Abstract

Judul berita memiliki peran penting dalam produk jurnalistik karena menjadi pintu utama yang membentuk pemahaman pembaca terhadap suatu peristiwa. Dalam jurnalistik digital, judul berfungsi tidak hanya sebagai ringkasan informasi tetapi juga sebagai sarana untuk menarik perhatian pembaca. Kondisi ini sering mendorong pemilihan kata yang lebih sensasional, singkat, dan provokatif, sehingga berpotensi mengurangi ketepatan makna. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketidakakuratan pemilihan kata pada sejumlah judul berita daring Kompas TV, khususnya yang membahas isu hukum, politik, pemerintahan, dan olahraga. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik jurnalistik. Hasil kajian menunjukkan sebagian judul berisi diksi yang dapat menimbulkan multitafsir, prasangka bersalah, ambiguitas referensial, hubungan sebab-akibat yang belum jelas, serta penggunaan istilah asing dan teknis yang kurang komunikatif. Temuan ini menekankan pentingnya penerapan prinsip ketepatan, kejelasan, netralitas, dan keseimbangan bahasa dalam penyusunan judul berita untuk menjaga objektivitas informasi dan mencegah kesalahan interpretasi publik.