Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 5 No 2 (2026): Juni

Ketidakadilan Gender dalam Cerpen Inem Karya Pramoedya Ananta Toer: Kajian Feminisme Eksistensialisme Simone de Beauvoir

Riska Moriska (Universitas Negeri Medan)
Nadira Azzahra (Universitas Negeri Medan)
Nafisa Aulia Putri Pakpahan (Universitas Negeri Medan)
Berlian Serevina Harianja (Universitas Negeri Medan)
Jail Keni Aguselin Sembiring (Universitas Negeri Medan)
Sri Lestari Putri Mulyani Harahap (Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perempuan sebagai the Other serta menganalisis bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dialami tokoh Inem dalam cerpen Inem karya Pramoedya Ananta Toer berdasarkan perspektif feminisme eksistensialisme Simone de Beauvoir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data penelitian berupa cerpen Inem dan kutipan-kutipan yang merepresentasikan ketidakadilan gender dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Inem direpresentasikan sebagai the Other, yaitu perempuan yang tidak memiliki kebebasan memilih jalan hidupnya karena terkungkung dalam struktur sosial patriarkal. Bentuk ketidakadilan gender yang dialami meliputi stereotipe gender, subordinasi, marginalisasi, beban kerja ganda, dan kekerasan berbasis gender. Berbagai ketidakadilan tersebut menempatkan Inem dalam kondisi immanensi yang membatasi kebebasannya sebagai individu dan menghalangi pencapaiannya terhadap transendensi sebagai subjek otonom. Kesimpulannya, cerpen Inem merefleksikan bagaimana budaya patriarki mengonstruksi perempuan sebagai pihak yang tersubordinasi serta kehilangan otonomi atas kehidupan dan tubuhnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami ketidakadilan gender dalam karya sastra Indonesia melalui lensa feminisme eksistensialisme.

Copyrights © 2026