Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Sistem Informasi Berbasis AI untuk Optimalisasi Layanan Publik di Pemerintahan Daerah Benget Parasian Lumban Raja; Syaiful Zuhri Harahap; Angga Juledi
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2.1 (2026): Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengintegrasikan sistem informasi berbasis kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan Layanan publik di pemerintah daerah. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya pemanfaatan data secara real time, kurang terintegrasinya basis data antarinstansi, serta lambatnya proses analisis informasi dalam penentuan kebijakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods yang meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan arsitektur integrasi data, pengembangan model AI berbasis machine learning, serta pengujian performa menggunakan case study pada instansi pemerintah daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi proses bisnis, serta pengujian sistem menggunakan dataset operasional instansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sistem informasi berbasis AI mampu meningkatkan akurasi analisis data sebesar 28%, mempercepat proses pengambilan keputusan hingga 40%, dan meningkatkan konsistensi rekomendasi kebijakan. Selain itu, model AI yang diimplementasikan menunjukkan kemampuan prediksi yang stabil dengan tingkat akurasi rata-rata 92% pada berbagai skenario pengujian. Integrasi data antarunit kerja juga terbukti meminimalkan duplikasi informasi dan memperbaiki alur koordinasi kebijakan publik. Simpulan penelitian menyatakan bahwa sistem informasi terintegrasi berbasis AI memberikan kontribusi signifikan terhadap optimalisasi proses pengambilan keputusan di sektor publik, baik dari sisi kecepatan, kualitas analisis, maupun efektivitas koordinasi antarinstansi. Implementasi sistem ini direkomendasikan untuk diperluas pada berbagai sektor layanan publik guna mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, efisien, dan berbasis data