Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Material Kayu Olahan Melalui Pendekatan Robust Design Taguchi dan Identifikasi Akar Masalah Melalui Fault Tree Analysis Ice Trianiza; Agus Wiramsya Oscar; Irawan Noor; Abdurahim Sidiq
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 3 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i3.5871

Abstract

This study aims to improve the quality of processed wood products through an integrative approach of Fault Tree Analysis (FTA) and the Taguchi Method. The use of FTA is focused on identifying the root causes of failure and the dominant factors affecting low product quality. Based on the fault tree analysis, it was found that the critical variables causing defects include cade room temperature, drying duration, and motor speed. Furthermore, Taguchi experiments were applied to determine the optimal process parameters to produce a robust product. The results showed that the optimal factor level combination was achieved at a cade room temperature of 65°C (level 2), a drying time of 18 days (level 1), and a motor speed of 2420 rpm (level 1). Statistical analysis through ANOVA indicates that the cade room temperature provides the most significant contribution to product quality at 45.69%. The application of these optimal parameters is projected to significantly reduce process variability, as the primary factors causing defects—specifically warping (48.5%) and uneven surfaces (32.5%)—have been successfully identified and controlled. Managerially, the company is recommended to implement the synergy of FTA and Taguchi methods as a continuous quality evaluation instrument. Additionally, a regular maintenance program for the cade room facility is crucial so that temperature fluctuations can be monitored precisely to guarantee consistent end-product quality.
Pembuatan Komposter Dan Pendampingan Masyarakat Dalam Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Kota Banjarmasin Firda Herlina; Mujiburrahman; Yuli Panca Asmara; Irawan Noor; Agus Wiramsya Oscar; Jainal Arifin; Idzani Muttaqin; Faisal Rahman; Rendi
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 : Agustus (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga merupakan salah satu persoalan lingkungan yang terus mengalami peningkatan akibat pertumbuhan penduduk, perubahan pola konsumsi, serta rendahnya tingkat pengelolaan sampah dari sumbernya. Sampah organik yang berasal dari aktivitas rumah tangga seperti sisa makanan, limbah dapur, kulit buah, dan dedaunan memiliki proporsi yang besar, namun sebagian besar masih dibuang secara langsung sehingga menyebabkan peningkatan volume sampah di tempat pembuangan akhir serta berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui penerapan teknologi tepat guna berupa komposter sederhana. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat secara partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi permasalahan mitra, sosialisasi pengelolaan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pelatihan pembuatan komposter, praktik pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik serta meningkatnya kemampuan masyarakat dalam melakukan pengolahan sampah organik menggunakan komposter. Masyarakat mampu memahami prinsip kerja komposter, melakukan proses pengisian bahan organik, melakukan pemeliharaan selama proses dekomposisi, serta memanfaatkan kompos yang dihasilkan untuk tanaman. Penerapan teknologi komposter sederhana memberikan alternatif solusi pengurangan sampah rumah tangga sekaligus mendukung terciptanya perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis masyarakat mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.