Marcella Febriani
Universitas Buana Perjuangan Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work Overload Dan Work Family Conflict Terhadap Kinerja Karyawan Pada Mahasiswa Manajemen UBP Karawang Marcella Febriani; Nandang Nandang; Rengga Madya Pranata
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work overload dan work family conflict terhadap kinerja karyawan pada mahasiswa Program Studi Manajemen UBP Karawang yang bekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 565 mahasiswa aktif angkatan 2022–2024 yang kuliah sambil bekerja, dengan sampel sebanyak 235 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling dengan kriteria purposif. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 7 poin dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work overload berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung 6,406 dan signifikansi 0,000. Work family conflict juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung 5,201 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung 160,633 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,581 menunjukkan bahwa 58,1% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh work overload dan work family conflict, sedangkan 41,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang bekerja tetap mampu mempertahankan kinerja yang baik meskipun menghadapi beban kerja tinggi dan konflik antarperan, selama memiliki kemampuan adaptasi serta pengelolaan sumber daya pribadi yang memadai.