Rian Kurniawan
Universitas Wahid Hasyim

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMT (INDEKS MASSA TUBUH) MAHASISWA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA IKIP PGRI KALTIM Achmad Maulana; Rian Kurniawan; Helly Ampera; Hesti Hasanah; Hendri
CENDIKIA Vol 4 No 1 (2021): CENDEKIA
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v4i1.214

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil IMT mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga IKIP PGRI Kaltim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu, “suatu penelitian yang berusaha menggambarkan peristiwa-peristiwa dan kejadian serta gejala (fenomena) yang ada pada masa sekarang. Berdasarkan hasil penelitian, analisis dan pengolahan data, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil IMT mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga IKIP PGRI Kaltim, antara lain: memiliki rata-rata tinggi badan 162 cm dengan tinggi badan tertinggi 170 cm dan terpendek 150 cm. hasil pengukuran berat badan memiliki nilai rata-rata 62 Kg dengan berat badan terberat 89 Kg dan berat badan teringan 46 Kg.
Pengaruh Latihan Circle Passing Drill dan Diamond Passing Drill terhadap Akurasi Short Passing Kaki Bagian Dalam Rian Kurniawan; Yudhi Purnama; Ahmad Nanang Arif Aminudin
Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK) Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijok.v4n1.p31-39

Abstract

Latar Belakang: Akurasi pasing pada SSB PSSP Demak masih kurang baik sesuai dengan obeservasi yang peneliti lakukan saat latihan dan perandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu teknik latihan mana yang memberikan pengaruh baik, antara latihan circle passing drill dan latihan diamond passing drill terhadap akurasi short passing kaki bagian dalam pemain ysepak bola SSB PSSP Demak Metode: Populasi menggunakan 20 pemain sepak bola SSB PSSP Demak. Sampel menggunakan anak usia 15 sampai 17 tahun, kemudian pengambilan data dilakukan dengan total sampling. Metode yang digunakan untuk mencari data memakai  tes dan pengukuran. Data penelitian dianalasis dengan cara uji prasyarat dan uji hipotesis Hasil: Hasil yang didapatkan yaitu (1) terdapat pengaruh signifikan antara pre-test dan post-test dikelompok I terhadap akurasi passing dengan hasil post-test rata-rata 4,70. (2) terdapat pengaruh signifikan antara pre-test dan post-test dikelompok II terhadap akurasi passing dengan hasil rata-rata 6,40. (3) terdapat perbedaan hasil post-test dikelompok eksperimen 1 dengan post-test dikelompok eksperimen 2 terhadap hasil Mcircle passing drill < Mdiamond passing drill atau 4,70 < 6,40, yang berselisih 1,7. Kesimpulan: Metode latihan Diamond passing dril lebih berpengaruh baik daripada menggunakan metode latihan lingkaran passing dril dalam meningkatkan akurasi short passing kaki bagian dalam pada pemain SSB PSSP Demak.
Pengaruh Metode Latihan High-Intensity Interval Training (Tabata) terhadap Peningkatan VO2max Atlet Handball Jawa Tengah Faizal Shauma; Muhlisin Muhlisin; RR Noer Indah Aprianti; Yudhi Purnama; Rian Kurniawan; Dian Listyarini
Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK) Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijok.v4n2.p35-42

Abstract

Background: This study aimed to measure the effect of High-Intensity Interval Training (HIIT) with the Tabata protocol on increasing Volume Oxygen Maximum (VO2max) in Central Java handball athletes. The main problem faced is the need for handball athletes to have optimal physical endurance and cardiovascular fitness to support performance during matches. The conclusion of this study is that the HIIT (Tabata) training method has a significant effect on increasing VO2max and can be implemented in handball athlete training programs to improve physical fitness and athlete performance on the field. Methods: The method used was an experiment with a one-group pretest-posttest design, involving 14 Central Java handball athletes selected using the Saturation Sampling technique. The data collection instrument was the Multistage Fitness Test (Beep Test), which was conducted before and after an 8-week intervention period. Data analysis was performed using the Shapiro-Wilk normality test and the paired sample t-test hypothesis test using SPSS version 17. Results: The results showed a significant increase in VO2max in handball athletes after being given HIIT training with the Tabata protocol, with an average increase of 8.8% from pretest to posttest. Conclusions: The conclusion of this study is that the HIIT (Tabata) training method has a significant effect on increasing VO2max and can be implemented in handball athlete training programs to improve physical fitness and athlete performance on the field.