Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Survei Lapangan (Kondisi Sekolah, Proses Pembelajaran dan Kegiatan Ekstrakurikuler) di Sekolah Dasar Kota Baubau Muhammad Ferdin; Mutiara Mutiara; Firta Ayu Cahyani; Aldi Aldi; Irfan Rabbi; Sandri Sandri; Farisatma Farisatma; Acoci Acoci; Muhammad Yusnan
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 1 No. 1 (2023): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mengetahui aktivitas akademik maupun non akademik yang dilakukan di SD Negeri 1 Wameo. Untuk lebih mengenal, maka di adakan observari oleh mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan kepala sekolah dan guru-guru yang ada di SD Negeri 1 Wameo. Dilakukan dengan maksud membentuk jati diri bagi mahasiswa yang melaksanakan setiap kegiatan selama berlangsungnya kegiatan pengabdian masyarakat (calon pendidik). Tujuan penulisan ialah untuk mengamati kultur sekolah, struktur organisasi, dan tata kelola sekolah, kegiatan- kegiatan ceremonial-formal, kegiatan-kegiatan rutin seperti kegiatan kulikuler, kokulikuler, kegiatan ekstrakulikuler, dan praktik-praktik pembiasaan positif di sekolah. Penulisan laporan ini dihasilkan dengan cara mengumpulkan data-data yang diperoleh dengan pendekatan secara wawancara dari kepala sekolah, guru, diskusi, pengamatan lingkungan budaya sekolah, dan membaca reverensi yang ada dikantor. Setelah melakukan pengamatan yang penulis lakukan selama kegiatan pengabdian masyarakat, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa untuk menyelesaikan penulisan ini diperlukan adanya kerja sama dari berbagai pihak terutama pihak sekolah SD Negeri 1 Wameo, selama itu penulisan ini juga diperlukan ketelitian yang penuh.
DAMPAK PERUBAHAN BUDAYA KABUPATEN BUTON SELATAN TERHADAP PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Haliadi; Anggi; Suci Rahma Wati; Miska Keliobas; Muhammad Ferdin; Rani Alfianita Endang Syah
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the impact of cultural change in South Buton Regency on the learning process in elementary schools. The aim is to understand how globalization, modernization, and foreign cultural influences influence traditional values, teaching methods, and student behavior in elementary schools. Using a qualitative approach through interviews, observations, and document analysis, the study found that cultural shifts lead to the loss of local traditions but also introduce innovative educational approaches. The findings suggest that cultural erosion creates challenges in preserving identity but also encourages adaptability and inclusivity in learning. This implies the need to integrate local culture into the curriculum to balance modernization with cultural heritage. The study also emphasizes the importance of inclusive education that combines digital technology with traditional values ​​to increase student motivation and reduce social disparities in rural areas. Furthermore, the study reveals that these changes shape students' character to face global challenges such as digital competition. By focusing on curriculum adaptation, the study provides insights into the role of schools as agents of positive change, promoting cultural tolerance and innovation. The results highlight the need for collaboration between teachers, parents, and the community to maintain local identity while embracing external influences.