Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Keperawatan melalui Project-Based Learning dengan Presentasi Kasus Pasien Firdaus Firdaus; Allen Christy Jufri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa keperawatan melalui penerapan Project-Based Learning (PjBL) dengan presentasi kasus pasien. Penelitian ini menggunakan metode Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 45 mahasiswa Program Studi Keperawatan semester III. Penelitian difokuskan pada aspek berbicara kelancaran, pengucapan dan kepercayaan diri. Data dikumpulkan melalui tes berbicara pada pre-test, post-test 1 dan post-tes 2, dan lembar observasi. Penilaian kemampuan berbicara menggunakan skala 1–4 yang meliputi aspek kelancaran, pengucapan, dan kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara mahasiswa dari skor rata-rata 2,10 pada pra-siklus menjadi 2,85 pada siklus I dan meningkat menjadi 3,45 pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa Project-Based Learning dengan presentasi kasus pasien efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa keperawatan.Kata Kunci: kemampuan berbicara,project-based learning, mahasiswa keperawatan
PENGUATAN LOGISTIK RANTAI DINGIN PANGAN MELALUI COOL BOX LOW-COST BAGI PEDAGANG Yovita Yulia M. Zai; Rahmi M. Nur Nur; Firdaus Firdaus; Refki Riyantori; Altri Farizal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62477

Abstract

Pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang memperdagangkan pangan mudah rusak menghadapi tantangan dalam mempertahankan kualitas produk selama penyimpanan dan distribusi, terutama ketika akses terhadap fasilitas pendingin relatif terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan logistik rantai dingin yang sederhana, terjangkau, dan mudah diaplikasikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pedagang dalam menerapkan logistik rantai dingin pangan melalui pemanfaatan cool box low-cost. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Maret 2026 di Kantor Camat Kuranji, Kota Padang, dengan melibatkan 44 pedagang dan pelaku UMKM. Metode kegiatan mengintegrasikan pendidikan masyarakat, demonstrasi, pelatihan praktik, dan difusi teknologi sederhana. Peserta memperoleh edukasi mengenai konsep rantai dingin, penanganan produk sensitif suhu, penggunaan ice pack, pengaturan produk dalam cool box, pembatasan frekuensi buka-tutup, rotasi persediaan FEFO, serta praktik pembuatan dan penggunaan cool box berbiaya rendah. Leaflet edukasi digunakan sebagai media penguatan pengetahuan peserta. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa solusi logistik sederhana dapat diperkenalkan secara aplikatif kepada pedagang tanpa bergantung pada infrastruktur pendinginan yang kompleks. Program ini memperlihatkan potensi pendekatan low-cost sebagai langkah awal penguatan literasi dan praktik logistik rantai dingin pada usaha mikro.