Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Bullying di Sekolah Menegah Atas Lasalimu Sekatan Kabupaten Buton Harry Fajar Maulana; Hastuti; L.M. Azhar Sa’ban; Desmanur Tsalatsa; Nur Fadhila; Zubair
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi di sekolah menengah atas untuk menghentikan perundungan dan menumbuhkan budaya tubuh siswa yang inklusif dan saling menghormati. Studi ini melihat mentoring teman sebaya, program pendidikan, dan proyek keterlibatan masyarakat sebagai cara untuk mensosialisasikan pencegahan perundungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana taktik-taktik ini mempengaruhi sikap, tindakan, dan iklim sekolah secara umum. Dalam tahapan sosialisasi di hadiri oleh seluruh guru sekolah dan Staf serta Murid yang terdaftar di Sekolah tersebut. Dalam kegiatan Sosialisasi tim memeberikan Materi dengan pendekata Komprehensif dan strategi Proaktid/reaktif. Sehingga pendekatan komprensif yang mencakup pada iklim Sekolah, Strategi Proaktif untuk mencegah perundungan, dan stretegi reaktif unutk menghentikan kasus perundungan ataupun mencegah perundungan. Hasil pengabdian ini memberikan informasi baru yang penting mengenai dinamika sosial dari inisiatif pencegahan perundungan di sekolah menengah. Implikasi dari teknik sosialisasi yang efektif untuk mengurangi insiden perundungan, meningkatkan keterampilan sosial siswa, dan menumbuhkan iklim sekolah yang mendukung juga diteliti. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan saran yang berguna bagi para guru, legislator, dan tokoh masyarakat untuk mendukung program anti-bullying di sekolah menengah dan menumbuhkan lingkungan belajar yang lebih ramah dan sopan
Negotiating Authenticity in Instagram Influencer Endorsements: Audience Trust, Purchase Intention, and Digital Promotion Desmanur Tsalatsa; Harry Fajar Maulana; Hastuti Hastuti
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 4 No. 1 (2026): The 7th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growth influence of marketing on social media has transformed the way brands communicate with audiences, particularly on visually driven platforms such as Instagram. Within this environment, authenticity has emerged as a critical factor influencing audience engagement and the effectiveness of endorsement messages. This study aims to examine how authenticity is constructed in influencer endorsement practices and how audiences interpret and respond to such authenticity in the context of Instagram. This research employs a qualitative approach using in-depth interviews and digital observation to explore the perspectives of influencers, audience members, and small business owners who have collaborated with influencers. Data was analyzed using thematic analysis to identify patterns of meaning related to authenticity, trust, consumer response, and business impact in influencer endorsement communication.  The findings reveal that audiences interpret authenticity primarily through honest communication, natural storytelling, and the perceived sincerity of influencers when presenting products. Authenticity plays a central role in building audience trust, which subsequently shapes how audiences evaluate endorsement messages and influences their intention to try or purchase promoted products. The results also indicate that influencer endorsements can generate significant promotional benefits for small businesses by increasing visibility, online engagement, and consumer interest. These findings suggest that authenticity functions as a relational communication process that mediates the relationship between influencers, audiences, and commercial partners. Understanding authenticity as a negotiated and interactive construct provides important insights into digital marketing strategies and contributes to the broader study of influencer communication in the digital economy.