Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Stres Caregiver Yang Sedang Merawat Lansia Di Poli Geriatri Yenifra Mashuri; Tesha Hestyana Sari; Fathra Annis Nauli
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.636

Abstract

Pendahuluan: Seiring bertambahnya jumlah lansia di Indonesia, kebutuhan akan cargiver untuk memberikan perawatan jangka panjang semakin besar. Caregiver mungkin mengalami kesulitan fisik, psikologis, sosial, dan finansial yang dapat menyebabkan stres dan berdampak negatif pada kualitas perawatan lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres caregiver dalam merawat lansia Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan analisis cross-sectional. Pengambilan purposive sampling digunakan untuk memilih sampel sebanyak 64 pengasuh lansia. Skala Stres yang Dirasakan-10 (PSS-10) adalah instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil: Berdasarkan penelitian terhadap 64 caregiver lansia di Poli Geriatri RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, mayoritas caregiver berusia remaja akhir (29,7%), berjenis kelamin seimbang (50,0%), berperan sebagai anak kandung (62,5%), berpendidikan SMA (45,3%), berpenghasilan di bawah UMR (42,2%), serta sebagian besar mengalami stres sedang (65,6%), diikuti stres sangat berat (18,1%) dan stres ringan (16,1%) Kesimpulan: Caregiver lansia di Poli Geriatri RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau memiliki karakteristik yang beragam dan sebagian besar mengalami tingkat stres sedang, sehingga diperlukan dukungan tenaga kesehatan dalam pengelolaan stres caregiver. Saran: Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pengembangan ilmu keperawatan, menjadi bahan pertimbangan bagi rumah sakit, membantu caregiver memahami stres yang dialami, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
STRATEGI PROMOTIF PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KELURAHAN SRI MERANTI KOTA PEKANBARU Herlina Herlina; Niken Yuniar Sari; Noor Naia Zafira; Alena Sunia Putri G; Choiriah Al-Hajrah Nurhikmah; Dinda Ramadhani; Indah Chairunnisa; Intan Putri Nabila S; Maharani Karlina; Maria Silvia Tampubolon; Natasya Herliza; Niken Ayu Pratiwi; Risma Uli; Wardah Sakina; Yenifra Mashuri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60225

Abstract

Di RW 03 Kelurahan Sri Meranti, Kota Pekanbaru merupakah salah satu wilayah wetland yang memiliki ciri masyarakat daerah yang dekat dengan sungai Siak. Hipertensi lansia merupakah penyakit tertinggi diaantara 10 penyakit ddi PKM UmbanSari, hal ini akibat pola hidup tidak sehat, ketidakpatuhan pengobatan, dan kurangnya pemeriksaan rutin. kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan upaya promotive berupa edukasi kesehatan dalam pengendalian hipertensi pada lansia. Metode yang digunakan adalah edukasi dengan melakukan pretest-posttest pada 21 lansia usia 60 tahun ke atas. Intervensi meliputi penyuluhan manajemen hipertensi dengan media power point dan leaflet melalui ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan perilaku manajemen hipertensi setelah intervensi (p < 0,05). Sebelum penyuluhan, 54,2% lansia memiliki pengetahuan baik, 33,3% cukup, dan 12,5% kurang; setelah penyuluhan semua responden berada dalam kategori pengetahuan baik. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi promotif dengan pendekatan edukasi yang komunikatif dan kontekstual efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia tentang pengelolaan hipertensi secara mandiri. Kesimpulannya, edukasi kesehatan promotif sangat penting sebagai upaya penurunan risiko hipertensi dan komplikasinya pada lansia