Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Natural Stone Wall Function Index Using Fuzzy Building Service Life (FBSL) Griselda Junianda Velantika; Ayu Fatimah Sari; Karina Meilawati Eka Putri; Elok Dewi Widowati
International Journal Science and Technology Vol. 5 No. 1 (2026): March: International Journal Science and Technology
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/ijst.v5i1.2612

Abstract

Natural stone wall claddings are widely used in residential buildings, but their functional performance often declines earlier than the building’s structural design life due to environmental exposure and installation-related deterioration. Objective: This study aims to quantify the functional condition of natural stone wall claddings using a Function Index (FI) so that maintenance decisions can be made more consistently and objectively. Methodology: A quantitative case-study approach was applied to five residential buildings in Situbondo Regency. Data were collected through field observations and building-age documentation, assessed using expert judgment, and analyzed using a fuzzy inference-based Fuzzy Building Service Life (FBSL) model to obtain a crisp FI score for each building. Findings: The results indicate that one building was classified as moderate/fair (FI = 56), while four buildings were classified as poor (FI = 0–23), implying higher maintenance urgency. When linked to the estimated Remaining Service Life (RSL) under an assumed 50-year design life and a 2020 observation year, an exploratory exponential relationship between FI and RSL was obtained (y = 12.177e0.3243x; R² = 0.7444). Implications: The FI can serve as a practical decision-support indicator to prioritize immediate repair, scheduled maintenance, or routine monitoring for façade components, even when the building still has considerable remaining design life. Originality: This research contributes by integrating a fuzzy-based functional condition index for natural stone claddings with a remaining service life perspective in a residential case-study context, bridging qualitative inspection outcomes with interpretable maintenance planning.
Implementasi Drainase Berkelanjutan dan Infrastruktur Hijau sebagai Solusi Adaptasi Iklim: Mitigasi Banjir dan Konservasi Air Tanah di Desa Kedamean Karina Meilawati Eka Putri; Dian Purnamawati Solin; Griselda Junianda Velantika
Jurnal Abdi Karya Sipil Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jaksi.v2i1.16

Abstract

Permasalahan banjir di wilayah pedesaan yang mulai terurbanisasi, seperti Desa Kedamean di Kabupaten Gresik, memerlukan solusi yang tidak hanya teknis tetapi juga berbasis partisipasi masyarakat. Sistem drainase konvensional yang hanya berfokus pada pengaliran air terbukti kurang efektif dan cenderung memicu kekeringan di musim kemarau karena berkurangnya infiltrasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan strategi adaptasi iklim melalui penerapan drainase berkelanjutan dan infrastruktur hijau. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif dan demonstrasi teknis menggunakan alat peraga (mock-up) konstruksi Lubang Resapan Biopori (LRB) serta sumur resapan. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi paradigma yang signifikan pada kader PKK mengenai pengelolaan air hujan. Peserta berhasil mengidentifikasi korelasi antara peningkatan infiltrasi dengan stabilitas ketersediaan air tanah untuk mitigasi kekeringan. Penggunaan media peraga terbukti efektif meningkatkan diseminasi teknologi tepat guna bagi masyarakat awam. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa integrasi infrastruktur hijau berbasis komunitas merupakan instrumen krusial dalam menciptakan resiliensi pemukiman terhadap bencana hidrometeorologi.