Mufidatur Rofia
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kebijakan Ketua Yayasan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Guru di Taman Pendidikan Al-Qur’an (Tpq) Al-Afkar, Bungurasih Ika Khaironi; Ahmad Fakk Dominika Taqi Aha Putra; Mufidatur Rofia; Nur Ali; J. Nabiel Aha Putra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Departing from the problem of low teacher welfare in non-formal Islamic educational institutions, this study analyzes the policy of the head of the Al-Afkar Bungurasih Foundation in improving the welfare of teachers of the Al-Qur'an Education Center. The research uses a descriptive qualitative approach with observational data collection techniques, structured interviews, and documentation; Data analysis was carried out through reduction, presentation, and conclusion drawing with a test of the validity of triangulation techniques. The results show three main policy clusters. First, financial policy: the determination of proportional honorarium based on the number of students fostered and the facilitation of voluntary appreciation funds from student guardians distributed directly without deductions including support for momentum such as holiday allowances. Second, the professional development policy: teachers' participation in the training of the Mu'allimil Qur'an (MMQ) Council accompanied by incentives as a form of appreciation and encouragement to improve pedagogical competence. Third, participatory governance policies: monthly routine deliberation as a communication forum, honorarium evaluation, identification of obstacles, and collective decision-making. The implementation of these policies has an impact on increasing teacher motivation, discipline, and responsibility, which is reflected in the readiness of teaching materials, seriousness in learning, and activeness in evaluation; in turn contributes to the quality of Qur'an learning services at TPQ. The findings confirm that a combination of financial policy, capacity building, and participatory governance is a strategic prerequisite for the elevation of teacher welfare and the quality of Qur'anic education in the context of foundations. Keywords: Foundation policy; teacher well-being; Al-Qur’an Education Center Abstrak: Berangkat dari rendahnya kesejahteraan guru pada lembaga pendidikan Islam non-formal, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Ketua Yayasan Al-Afkar Bungurasih dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru TPQ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kebijakan utama yang diterapkan oleh yayasan. Pertama, kebijakan keuangan, meliputi penetapan honorarium berdasarkan jumlah santri binaan, penyaluran dana apresiasi sukarela dari wali santri tanpa potongan, serta pemberian tunjangan pada momentum tertentu seperti Hari Raya. Kedua, kebijakan pengembangan profesional, yaitu mendorong guru untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Majelis Mu’allimil Qur’an (MMQ), disertai pemberian insentif sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dalam meningkatkan kompetensi pedagogik. Ketiga, kebijakan pengelolaan partisipatif, yang diwujudkan melalui pelaksanaan musyawarah rutin bulanan sebagai forum komunikasi, evaluasi honorarium, identifikasi kendala, dan pengambilan keputusan secara kolektif. Implementasi ketiga kebijakan tersebut memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan motivasi dan tanggung jawab guru. Hal ini tercermin dari kesiapan guru dalam menyiapkan bahan ajar, kesungguhan dalam melaksanakan proses pembelajaran, serta partisipasi aktif dalam kegiatan evaluasi. Secara keseluruhan, kebijakan yang terintegrasi antara aspek finansial, profesional, dan manajerial terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan guru sekaligus mutu layanan pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Yayasan Al-Afkar Bungurasih. Kata kunci: Kebijakan yayasan; Kesejahteraan Guru, Taman Pendidikan Al-Qur’an.
Kebijakan Ketua Yayasan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Guru di Taman Pendidikan Al-Qur’an (Tpq) Al-Afkar, Bungurasih Ika Khaironi; Ahmad Fakk Dominika Taqi Aha Putra; Mufidatur Rofia; Nur Ali; J. Nabiel Aha Putra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Departing from the problem of low teacher welfare in non-formal Islamic educational institutions, this study analyzes the policy of the head of the Al-Afkar Bungurasih Foundation in improving the welfare of teachers of the Al-Qur'an Education Center. The research uses a descriptive qualitative approach with observational data collection techniques, structured interviews, and documentation; Data analysis was carried out through reduction, presentation, and conclusion drawing with a test of the validity of triangulation techniques. The results show three main policy clusters. First, financial policy: the determination of proportional honorarium based on the number of students fostered and the facilitation of voluntary appreciation funds from student guardians distributed directly without deductions including support for momentum such as holiday allowances. Second, the professional development policy: teachers' participation in the training of the Mu'allimil Qur'an (MMQ) Council accompanied by incentives as a form of appreciation and encouragement to improve pedagogical competence. Third, participatory governance policies: monthly routine deliberation as a communication forum, honorarium evaluation, identification of obstacles, and collective decision-making. The implementation of these policies has an impact on increasing teacher motivation, discipline, and responsibility, which is reflected in the readiness of teaching materials, seriousness in learning, and activeness in evaluation; in turn contributes to the quality of Qur'an learning services at TPQ. The findings confirm that a combination of financial policy, capacity building, and participatory governance is a strategic prerequisite for the elevation of teacher welfare and the quality of Qur'anic education in the context of foundations. Keywords: Foundation policy; teacher well-being; Al-Qur’an Education Center Abstrak: Berangkat dari rendahnya kesejahteraan guru pada lembaga pendidikan Islam non-formal, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Ketua Yayasan Al-Afkar Bungurasih dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru TPQ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data diuji melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kebijakan utama yang diterapkan oleh yayasan. Pertama, kebijakan keuangan, meliputi penetapan honorarium berdasarkan jumlah santri binaan, penyaluran dana apresiasi sukarela dari wali santri tanpa potongan, serta pemberian tunjangan pada momentum tertentu seperti Hari Raya. Kedua, kebijakan pengembangan profesional, yaitu mendorong guru untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Majelis Mu’allimil Qur’an (MMQ), disertai pemberian insentif sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dalam meningkatkan kompetensi pedagogik. Ketiga, kebijakan pengelolaan partisipatif, yang diwujudkan melalui pelaksanaan musyawarah rutin bulanan sebagai forum komunikasi, evaluasi honorarium, identifikasi kendala, dan pengambilan keputusan secara kolektif. Implementasi ketiga kebijakan tersebut memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan motivasi dan tanggung jawab guru. Hal ini tercermin dari kesiapan guru dalam menyiapkan bahan ajar, kesungguhan dalam melaksanakan proses pembelajaran, serta partisipasi aktif dalam kegiatan evaluasi. Secara keseluruhan, kebijakan yang terintegrasi antara aspek finansial, profesional, dan manajerial terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan guru sekaligus mutu layanan pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Yayasan Al-Afkar Bungurasih. Kata kunci: Kebijakan yayasan; Kesejahteraan Guru, Taman Pendidikan Al-Qur’an.
The Learning Strategy of the Uṡmani Method in Improving the Accuracy of Makhārij al-Ḥurūf among Islamic Students at TPQ Al-Basyir Karangsuko Mufidatur Rofia; Abdul Aziz; Sudirman
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol. 9 No. 1 (2026): Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/qfzcjg54

Abstract

Accurate pronunciation of makhārij al-ḥurūf is fundamental to Qur'anic learning, yet instructional strategies employing the Uṡmani Method for this specific purpose remain understudied. This study analyzed the implementation of the Uṡmani Method, its supporting factors, and evaluation practices in improving students' makhārij al-ḥurūf accuracy at TPQ Al-Basyir Karangsuko Pagelaran Malang. A qualitative case study design was applied, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing with source and methodological triangulation. Findings revealed that the Uṡmani Method was implemented systematically through talaqqi, musyāfahah, repetitive drilling on difficult letters, ability-based grouping, and continuous evaluation. Its effectiveness was supported by teacher competence, a gradual jilid-based learning system, a conducive religious environment, and active parental involvement. Evaluation was conducted through daily recitation submissions, jilid promotion assessments, and report card distribution as a medium of communication with parents. Collectively, these strategies improved students' recitation accuracy, self-confidence, and love for the Qur'an.