Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation of Educational Innovations in Student Management, Facilities, Curriculum, and Public Relations in Integrated Science-Social Studies Learning at MI Al-Islamiyah Bangil: A Case Study Firdausi Nurharini; Siti Eneng Sururiyatul Muaziyah; Nabila Shidqiyyah
Equator Science Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Equator Science Journal (ESJ)
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/esj.v2i3.160

Abstract

Education in Madrasah Ibtidaiyah plays a crucial role in shaping students' character and competencies. This study aims to identify and analyze educational innovations implemented at MI Al-Islamiyah Bangil, focusing on student achievement, literacy, character development, facilities, curriculum, and community engagement. A qualitative descriptive method was employed to gain in-depth understanding through interviews with the Vice Principal. The findings reveal that MI Al-Islamiyah actively implements various innovations, such as tailoring teaching approaches to students' learning styles, establishing reading corners to enhance literacy, and fostering strong community relationships through parent-teacher associations. Despite limitations in facilities, the school strives to improve overall educational quality. This study is expected to serve as a reference for developing educational innovations in other institutions.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN KERAJINAN ECOPRINT MELALUI PROGRAM KKN-T DI SDN BUGIH 3 PAMEKASAN Faradiba Rohadatul Aisy; Novianti Romadani; Firdausi Nurharini; Priyono Tri Febrianto; Mohammad Edy Nurtamam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.2012-2020

Abstract

Kegiatan pengabdian masvarakat melalui program Kuliah Keria Nvata Tematik (KKN-T) Universitas Trunojoyo Madura di SDN Bugih 3 dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui pelatihan pembuatan kerajinan ecoprint. Kegiatan ini berangkat dari pentingnya mengembangkan potensi dan daya imajinasi siswa sejak dini, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Pelatihan ecoprint dipilih karena relevan dengan kondisi sekolah yang memiliki lingkungan asri serta kaya akan sumber bahan alami seperti daun dan bunga yang mudah ditemukan di sekitar sekolah. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, praktik langsung, dan evaluasi hasil karya. Tahap sosialisasi bertujuan memperkenalkan konsep, teknik, serta manfaat ecoprint dari sisi estetika maupun ramah lingkungan. Pada tahap praktik, siswa diajak untuk menerapkan teknik pencetakan warna alami pada kain menggunakan daun dan bunga hasil eksplorasi mereka sendiri. Proses ini melatih keterampilan motorik halus, kerja sama, serta kreativitas individu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang tampak dari keberagaman motif dan desain ecoprint Selain itu, iswa menunjukkan antusiasme tinggi, rasa ingin tahu, serta kesadaran untuk memanfaatkan alam secara bijak. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas dan dapat dijadikan model pembelajaran berbasis alam yang berkelanjutan di sekolah dasar.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR FASE B PADA INTEGRASI MODEL PJBL, LITERASI, DAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Firdausi Nurharini; Munawwaroh Munawwaroh; Ismatul Maula Ramadhani; Nabila Shidqiyyah
ASMARALOKA : Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 nomer 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v3i2.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar fase B melalui integrasi Project Based Learning (PJBL), literasi, dan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 14 laporan observasi yang berasal dari sembilan sekolah dasar negeri dan swasta di Kabupaten Bangkalan dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara singkat, dokumentasi kegiatan, serta analisis laporan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar fase B melalui integrasi Project Based Learning (PJBL), literasi, dan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 14 laporan observasi yang berasal dari sembilan sekolah dasar negeri dan swasta di Kabupaten Bangkalan dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara singkat, dokumentasi kegiatan, serta analisis laporan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan variasi strategi pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan dominasi model PJBL dan inquiry, diikuti oleh metode problem solving, ceramah, diskusi, dan diferensiasi pembelajaran. Praktik literasi yang ditemukan meliputi pembiasaan membaca 15 menit, pengelolaan pojok baca dan perpustakaan mini, proyek menulis narasi maupun surat, serta penerapan literasi digital pada sekolah dengan fasilitas yang memadai. Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi rendahnya minat baca siswa, keterbatasan sarana pembelajaran (seperti proyektor dan koleksi buku), variasi kemampuan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, serta motivasi belajar siswa yang belum konsisten. Integrasi nilai-nilai P5, seperti gotong royong, tanggung jawab, kejujuran, dan bernalar kritis, terlihat terinternalisasi melalui proyek pembelajaran di beberapa sekolah. Kesimpulannya, integrasi PJBL, literasi, dan P5 berpotensi menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan berbahasa sekaligus membentuk karakter siswa. Keberhasilan implementasinya memerlukan dukungan sarana yang memadai, peningkatan kompetensi guru, dan penguatan program literasi yang berkelanjutan.
Pengaruh Problem Based Learning dengan Pendekatan Deep Learning Terhadap Pemahaman Pencegahan Kekerasan Seksual Siswa Kelas III UPT SD Negeri 36 Gresik Muhammad Bagus Firmansyah; Priyono Tri Febrianto; Firdausi Nurharini
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10i1.70115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning terhadap pemahaman siswa kelas III sekolah dasar mengenai pencegahan kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pre-test post-test dan melibatkan 11 siswa kelas III yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes yang terdiri dari 20 soal yang telah diuji validitasnya melalui penilaian ahli (judgment experts). Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji Paired Sample t-Test. Hasil uji normalitas menggunakan metode Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikansi pada data pre-test sebesar 0,100 dan post-test sebesar 0,122, keduanya lebih besar dari 0,05 sehingga data dinyatakan berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,050, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbasis Deep Learning berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pencegahan kekerasan seksual.