Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POJOK LITERASI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI BERKELANJUTAN Agus Sutanto; Eva Rolia; Fajri Arif Wibawa; Yuli Supriani; Fadhila Sihombing; Noval Kurniawan; Salman Amar Raif; Relly Ambar Wati
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 4 No. 4 (2026): Artikel Pengabdian bulan Januari-Maret 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v4i4.4647

Abstract

Pembuatan Pojok Literasi di Desa Rejoagung bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan, melalui peningkatan literasi ekonomi dan kewirausahaan. Program ini diadakan di Rumah Cendekia dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan PKK dalam pelatihan pengelolaan usaha, keuangan, dan pemasaran produk berbasis pertanian. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan masyarakat (PAR), yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pengelolaan keuangan dan kewirausahaan peserta, dengan banyak di antaranya berhasil mengolah produk pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi. Meskipun tantangan teknologi dan pemasaran digital masih ada, program ini berhasil memperkenalkan konsep kewirausahaan yang lebih luas dan memberi peluang ekonomi bagi perempuan di desa tersebut. Kesimpulannya, Pojok Literasi memberikan dampak positif dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Rejoagung.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Kewirausahaan Berbasis Pertanian Dalam Mendorong Kemandirian Dan Kesejahteraan Masyarakat Fajri Arif Wibawa; Eva Rolia; Agus Sutanto; Deane Mellury; Dimas Wicaksono Wibowo; Dita Arum Meidawati; Gilang Dio Anggoro Indarsyah; Ahmad Dzaki Yaqiyuddin; Ilham Ferdiyansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5224

Abstract

Pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pertanian, khususnya pembuatan keripik, merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di daerah pedesaan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, yaitu keripik, di Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan kewirausahaan berbasis produk olahan pertanian ini telah berhasil meningkatkan pendapatan keluarga, memberdayakan perempuan, serta mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim dan musim. Selain itu, pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital juga berkontribusi dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Kesimpulannya, pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan di Desa Rejoagung, khususnya dalam produksi keripik, telah meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, untuk memastikan keberlanjutan program, diperlukan penguatan kelembagaan dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Sebagai Strategi Pengelolaan Sampah Dan Peningkatan Ekonomi Eva Rolia; Agus Sutanto; Fajri Arif Wibawa; Farida Ramalida; Faisal Nur Arifin; Gita Angelita; Intan Utami; Muhammad Fiqih Akbar Bayhaqi; Herlisa Hafizah Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2590

Abstract

Community empowerment through the Waste Bank program in Rejoagung Village aims to address waste management issues while creating environmentally based economic opportunities. This community service program aims to analyze the impact of the establishment of a Waste Bank on community economic empowerment, especially women, through processing waste into value-added products. The implementation method of the service is in 3 (three) stages: the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The results of the service show that the Waste Bank program has succeeded in increasing community environmental awareness, strengthening institutional capacity, and providing economic opportunities through recycled products such as handicrafts. Training in technical, managerial, and product marketing skills also plays a role in increasing family income, especially for members of the Family Welfare Movement (PKK) and the Women's Farmers Group (KWT). In conclusion, the success of the Waste Bank program in Rejoagung Village shows great potential in environmentally based economic empowerment, but strengthening management and marketing capacity is needed to ensure the program's sustainability.ABSTRAKPemberdayaan masyarakat melalui program Bank Sampah di Desa Rejoagung bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah sekaligus menciptakan peluang ekonomi berbasis lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembentukan Bank Sampah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, melalui pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program Bank Sampah berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta memberikan peluang ekonomi melalui produk daur ulang seperti kerajinan tangan. Pelatihan keterampilan teknis, manajerial, dan pemasaran produk turut berperan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, terutama bagi anggota PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kesimpulannya, keberhasilan program Bank Sampah di Desa Rejoagung menunjukkan potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan, namun diperlukan penguatan kapasitas pengelolaan dan pemasaran untuk memastikan keberlanjutan program.