Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efisiensi Perencanaan Pemasangan Electric Submersible Pada Analisa Pengaruh Gas Terhadap Kapasitas Pompa Sumur “A” Lapangan “R” Arief Rahman; Nurkhozin Adhi Nugroho; Ipan Swara
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i1.502

Abstract

Pada awal produksi, sumur mengalir secara alami ke permukaan yang disebut natural flow, yang berarti bahwa tekanan yang terjadi disepanjang jalur aliran dari dasar sumur ke separator, ketika kriteria ini tidak terpenuhi, maka aliran fluida produksi akan berhenti dan dibutuhkan metode pengangkatan buatan yang biasa disebut artificial lift. Ada beberapa macam jenis artificial lift diantaranya ESP, SRP, HPU, PCP, dan gas lift. ESP dipilih sebagai artificial lift pada sumur “A” Lapangan “R” karena memiliki level fluida yang memungkinkan untuk digunakan pompa ESP dapat bekerja dengan dibenamkan dibawah level fluida, serta ESP mampu berproduksi dengan laju alir yang tinggi, ESP juga cocok untuk sumur directional, tidak memiliki masalah kepasiran, tidak memiliki masalah material abrasive, dengan laju produksi awal sebesar 249 bfpd, maka nilai pwf adalah 880 psi, dengan perforasi pada kedalaman 7876 ft, maka pompa diletakan pada kedalaman 7779, 37 ft, nilai pump intake pressure sebesar 306,486 psi, dengan turpin parameter pada natural gas separation sebesar 0,40, maka pengoperasian pompanya berhasil karena korelasi turpin nya kurang dari satu, jadi tidak perlu melakukan treathment lebih lanjut menggunakan rotary gas separator. Nilai total dynamic head sebesar 7282, 43 ft, denagan laju alir yang di desain sebesar 305,675 bfpd maka pompa yang dipakai adalah REDA D460N dengan jumlah stages sebanyak 182 stages dan horse power yang dibutuhkan sebesar 37,5 HP. Kabel yang digunakan adalah #1 AWG dengan panjang 7879,37ft.
OPTIMIZATION CALCULATION OF ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUMP IN MAA-72 WELL IN X FIELD PT Y Desi Kusrini; Arief Rahman; Adrian Indarti; Muhammad Aqil Al Munawar
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.1004

Abstract

MAA-72 well experienced a decrease in production rate, Pump IND1300 42 hz / pump ROR of 960- 1640 bfpd. Well production is Qgross 599.97 bfpd. The required data obtained are general report electrical submersible pump, reservoir data, fluid properties data, production data and wellprofile data, data obtained directly from the computer in the field. In data processing, the method is to determine the potential analysis of the well, evaluate the installed pump, and optimize the well with a new pump. Optimum results of 1498.55 bfpd, Gf 0.435 Psi/ft, IND1300 pump evaluation, namely PIP 170.37 Psi, TDH 1782.27 ft, PSD 1969.42 ft, number of stages 200 stages, EP 49% and Hp 33.5. Optimization was carried out by replacing the pump. New pump selection DN1800/60 Hz / ROR 1200-2400 bfpd, head/stage 22 ft, Hp 0.34 EP 70%. Determination of new pump PSD 2022.94 ft, PIP 43.5 Psi, TDH 2212.32 ft, number of stages 22 stages. Increase in Qact production rate (599.97 bfpd) to (1498.55 bfpd) with a rate increase of 898.58 bfpd.
Pengukuran Pemahaman Bencana Geologi dan Hidrometeorologi, Khususnya Banjir, di SMK Migas Balongan Tahun 2026 Arief Rahman; Warto Utomo; Desi Kusrini; Pupung Syaeful Rohman; Adrian Indarti
Syntax Idea Vol. 8 No. 8 (2026): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntaxidea.v8i8.15007

Abstract

Hampir semua area di Indonesia rawan terkena bencana geologi dan hidrometeorologi. Kabupaten Indramayu merupakan satu dari sekian area pesisir utara Jawa Barat dengan tingkat kerentanan tinggi untuk berbagai jenis bencana alam. Penelitian ini dilakukan tanggal 4 Februari 2026 sebagai pembaharuan dari penelitian serupa di tahun 2018 yang mana bertujuan untuk mengukur ulang pemahaman menganai potensi bencana geologi dan hidrometeorologi, khususnya banjir, sekaligus edukasi terhadap terhadap siswa dan guru/tendik di SMK Migas Balongan, Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah penyuluhan dan pengisian angket / kuisioner, dengan 34 responden. Hasilnya adalah penelitian tahun 2026 ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan  atau pemahaman dari para responden di instansi yang sama mengenai BNPB, BPBD, dan Buku Saku BNPB, dibanding jawaban responden sebelumnya tahun 2018. Potensi bencana terbesar di Indramayu adalah banjir (100% dipilih responden), hal ini sejalan dengan data BNPB tahun 2021 bahwa Indramayu merupakan area terluas di Jawa Barat yang berpotensi terjadi banjir. Masih cukup banyak responden (38%) memilih potensi tsunami di Indramayu mendandakan masih kurangnya pengetahuan mengenai bencana tersebut, sehingga perlu dilakukan program ini di masa yang akan datang. Responden memahami perbedaan terjadinya banjir di Indrmayu dan Jakarta, disebabkan oleh faktor utama yang berbeda. Di Indramayu, curah hujan tinggi tidak mampu ditampung terutama karena topografi Indramayu yang sangat landai. Sedangkan di Jakarta disebabkan karena faktor penurunan tanah.