Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Media Informasi Digital untuk Transparansi Publik Al Qoyim; Muawan Bisri; Ranto Siswanto
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan media informasi digital sebagai sarana peningkatan transparansi publik pada lembaga mitra. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi belum optimalnya penyampaian informasi kepada masyarakat, keterbatasan media informasi yang terstruktur, serta rendahnya efektivitas pembaruan informasi secara berkala. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan media, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media informasi digital yang dikembangkan mampu membantu mitra dalam menyampaikan informasi secara lebih sistematis, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Selain menghasilkan platform informasi digital, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola dan memperbarui konten secara mandiri. Penggunaan media informasi digital terbukti mendukung keterbukaan informasi lembaga, meningkatkan efisiensi komunikasi publik, serta memperbaiki kualitas layanan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, pengembangan media informasi digital dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung transparansi publik dan penguatan tata kelola informasi pada lembaga mitra.
AI Recommendation Systems and Digital Promotion Effectiveness on TikTok Social Commerce in Indonesia Efi Ero Sofia; Eko Aziz Apriadi; Ribut Julianto; Muawan Bisri
Jurnal JEETech Vol. 7 No. 1 (2026): Nomor 1 May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v7i1.7105

Abstract

The development of artificial intelligence has brought fundamental changes to the social commerce ecosystem, particularly on the TikTok platform, which has now become one of the largest online shopping channels in Indonesia. This study aims to analyze the effect of the artificial intelligence recommendation system on the effectiveness of digital promotion on the TikTok platform in Indonesia, while considering the moderating roles of user trust and privacy concerns. The method used is quantitative, with a cross-sectional survey design involving 320 active TikTok users aged 17–45 years. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS 4.0 software. The results show that the AI recommendation system has a positive and significant effect on both user engagement (β = 0.612) and purchase conversion (β = 0.548). User trust was found to strengthen this relationship, while privacy concerns significantly weakened it. These findings confirm that the effectiveness of AI-based promotion does not depend solely on the sophistication of the algorithm, but also on the ecosystem of trust built among the platform, marketers, and consumers. This study provides practical contributions for digital business actors in Indonesia in designing promotional strategies that are more human-centered and responsible.
Analisis dan Evaluasi Sistem Informasi Pasokan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall dan Black Box Windha Aby Cahyo; Muawan Bisri
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1678

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan sistem pengelolaan pasokan yang efektif, terintegrasi, dan akurat agar distribusi bahan pangan dapat berjalan lancar serta memenuhi standar gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, merancang, dan mengevaluasi sistem informasi pasokan berbasis web yang dikembangkan menggunakan metode Waterfall. Proses pengembangan sistem mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan data pasokan, pemantauan distribusi, dan pelaporan secara real-time, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan manusia dibandingkan metode manual. Evaluasi sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing, dengan 25 skenario uji yang mencakup seluruh fungsi utama sistem, termasuk input data, manajemen stok, dan laporan distribusi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 24 dari 25 skenario berhasil dijalankan sesuai spesifikasi, menghasilkan tingkat keberhasilan sebesar 96%. Analisis tambahan dilakukan melalui perbandingan waktu pemrosesan data dan pencatatan kesalahan input antara sistem manual dan sistem berbasis web menggunakan pendekatan time and motion study. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data pasokan sebesar 30–35%, serta menurunkan tingkat kesalahan input hingga 35–40% dibandingkan sistem manual. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional pengguna tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efektivitas operasional program MBG. Dengan demikian, implementasi sistem ini dapat dijadikan solusi berbasis teknologi untuk pengelolaan pasokan yang lebih terstruktur, akurat, dan efisien, sekaligus mendukung keberlanjutan program MBG di berbagai lokasi.
Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Sistem Rekomendasi Produk Pada E-commerce Muhammad Zaki Mubarok; Eko Aziz Apriadi; Ribut Julianto; Muawan Bisri
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 19 No. 1 (2026): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v19i1.3732

Abstract

The rapid advancement of the digital era has fundamentally transformed the electronic commerce landscape, where the abundance of product options frequently causes information overload that hinders consumer decision-making. This study aims to examine the effectiveness of artificial intelligence implementation in product recommendation systems on e-commerce platforms while comparing the performance of various algorithms employed. The research adopted a comparative experimental quantitative approach using 10,000 transaction records, evaluating three primary algorithms, namely Collaborative Filtering, Content-Based Filtering, and Hybrid Filtering, through Precision, Recall, F1-Score, and RMSE metrics. Findings revealed that AI-based systems achieved an average recommendation relevance rate of 84.6%, substantially surpassing conventional systems at only 51.3%. Among the three algorithms tested, Hybrid Filtering demonstrated the highest performance with an F1-Score of 87.9% and the lowest RMSE of 0.231. The hybrid approach also proved most resilient under cold-start and data sparsity conditions compared to other algorithms. This study concludes that integrating artificial intelligence, particularly through a hybrid algorithm, represents the most optimal strategy for improving product recommendation personalization quality and driving sales conversion on large-scale e-commerce platforms.
Optimalisasi Pengelolaan Identitas Digital Masyarakat untuk Mendukung Layanan Publik Terintegrasi di Desa Kedaton, Kalianda, Lampung Selatan Muawan Bisri; Supriyanto Karya; Wulan Dhini Septiani; Septi Rania
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan identitas digital masyarakat merupakan komponen fundamental dalam mewujudkan layanan publik yang terintegrasi dan berbasis data. Di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan permasalahan ketidaksinkronan data kependudukan antar instansi, rendahnya literasi digital warga, serta minimnya pemahaman masyarakat terhadap keamanan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola identitas digital secara aman dan efektif melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan model pelatihan berbasis praktik (learning by doing). Metode pelaksanaan mencakup empat tahap: (1) survei dan pemetaan kebutuhan, (2) penyusunan modul dan pelatihan, (3) pendampingan teknis, serta (4) evaluasi dan tindak lanjut. Peserta kegiatan terdiri dari 30 orang yang meliputi aparatur desa, operator administrasi, kader PKK, dan kelompok pemuda. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang identitas digital sebesar 72,3%, peningkatan keterampilan penggunaan layanan publik digital sebesar 68,5%, serta tersusunnya basis data identitas digital warga yang terstruktur. Program ini berkontribusi nyata pada penguatan ekosistem tata kelola digital di tingkat desa dan menjadi model replikasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Lampung Selatan.
Integrasi Sistem Informasi Berbasis API untuk Mendukung Layanan Publik Terpadu di Desa Kelau, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan Muawan Bisri; Supriyanto Karya; Ence Sofyan; Muslihan; Agdina Firma
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi layanan publik di Desa Kelau, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, masih beroperasi secara terpisah (silo system) sehingga menimbulkan duplikasi data, inkonsistensi informasi, dan keterlambatan pelayanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan sistem integrasi berbasis Application Programming Interface (API) untuk mewujudkan layanan publik terpadu yang efisien, akurat, dan real-time. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) berbasis pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) model Agile, yang dikombinasikan dengan pelatihan dan pendampingan teknis kepada aparatur desa. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan (Februari 2025) dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari aparatur desa, operator sistem, dan pemangku kebijakan. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan tiga modul layanan utama: administrasi kependudukan, pengelolaan surat menyurat, dan pelaporan pembangunan desa. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan rata-rata waktu proses layanan sebesar 64,7% (dari 18,4 menit menjadi 6,5 menit), peningkatan konsistensi data lintas modul sebesar 89,3%, serta peningkatan kompetensi teknis peserta dalam penggunaan sistem terintegrasi sebesar 78,2%. Program ini menghasilkan model arsitektur API gateway yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain di Kabupaten Lampung Selatan dalam mendukung transformasi digital layanan publik.