Khoirunnisaiyah Lubis
Universitas Labuhanbatu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINDAKLANJUTI PERUBAHAN KURIKULUM SEKOLAH DASAR Khoirunnisaiyah Lubis; Sakinah Ubudiyah Siregar; Iwan Purnama; Muhmmad Ardansyah; Marlina Siregar
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10315

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the managerial competence of the principal in responding to curriculum changes at SD IT Rabbani Rantauprapat, Labuhanbatu Regency. Curriculum changes in the education system require principals to possess strong managerial abilities to ensure effective curriculum implementation. As educational leaders, principals play a strategic role in planning, organizing, and supervising curriculum implementation in schools. This study employs a descriptive qualitative approach conducted at SD IT Rabbani Rantauprapat, Labuhanbatu Regency. The informants include the principal, vice principal for curriculum, teachers, and foundation supervisors. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The results show that the principal’s managerial competence in addressing curriculum changes has been implemented through several aspects. First, the principal carried out strategic planning through coordination meetings and school work meetings to discuss curriculum implementation. Second, the principal organized the process by forming a curriculum development team and assigning tasks to teachers according to their competencies. Third, the principal conducted supervision and guidance to improve the quality of teaching and learning. Fourth, the foundation provided support for curriculum implementation in the school. However, the principal still faced several challenges, such as differences in teachers’ understanding of the new curriculum and limited time to prepare instructional materials. Therefore, the principal’s managerial competence plays a crucial role in the successful implementation of curriculum changes in the school. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi manajerial kepala sekolah dalam menindaklanjuti perubahan kurikulum di SD IT Rabbani Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu. Perubahan kurikulum yang terjadi dalam sistem pendidikan menuntut kepala sekolah memiliki kemampuan manajerial yang baik agar proses implementasi kurikulum dapat berjalan secara efektif. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan memiliki peran strategis dalam merencanakan, mengorganisasikan, serta melakukan supervisi terhadap pelaksanaan kurikulum di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD IT Rabbani Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Informan meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan pengawas yayasan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah dalam menindaklanjuti perubahan kurikulum telah dilaksanakan melalui beberapa aspek. Pertama, kepala sekolah melakukan perencanaan strategi melalui rapat koordinasi dan rapat kerja sekolah untuk membahas implementasi kurikulum. Kedua, kepala sekolah melakukan pengorganisasian dengan membentuk tim pengembang kurikulum serta melakukan pembagian tugas kepada guru sesuai dengan kompetensinya. Ketiga, kepala sekolah melaksanakan supervisi dan pembinaan kepada guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Keempat, yayasan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kurikulum di sekolah. Namun demikian, kepala sekolah masih menghadapi beberapa kendala, seperti perbedaan pemahaman guru terhadap kurikulum baru serta keterbatasan waktu dalam menyusun perangkat pembelajaran. Dengan demikian, kompetensi manajerial kepala sekolah memiliki peran penting dalam keberhasilan implementasi perubahan kurikulum di sekolah.
STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI ERA DIGITALISASI Khoirunnisaiyah Lubis; Amin Harahap; Hasan Maksum; Lismawati Rambe
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang diterapkan dalam meningkatkan kinerja guru di era digitalisasi. Transformasi digital telah mengubah cara kerja dan pola pembelajaran di lingkungan pendidikan, sehingga menuntut adanya adaptasi manajerial dalam pengelolaan guru sebagai elemen kunci dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada beberapa sekolah menengah. Hasil penelitian mencerminkan bahwa strategi manajemen SDM yang efektif mencakup pelatihan berbasis teknologi, sistem evaluasi kinerja digital, pemberdayaan guru melalui komunitas belajar daring, serta penerapan reward and punishment yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan dukungan infrastruktur digital turut memperkuat implementasi strategi tersebut. Dengan manajemen SDM yang terarah dan inovatif, kinerja guru dapat ditingkatkan secara signifikan, baik dari segi kompetensi pedagogik maupun profesionalisme di era digital.