Subhan Subhan
Universitas Islam Negeri Palopo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EKSPLORASI PROSES PENANAMAN NILAI-NILAI DASAR ISLAM PADA ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU MUTIARA ISLAM WAHDAH ISLAMIYAH PALOPO Nurul Ilmi; Makmur Makmur; Subhan Subhan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, proses penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, serta strategi yang diterapkan sekolah dalam mengatasi hambatan yang muncul dalam proses penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo. Tujuan ini dirancang agar dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana pendidikan nilai Islam berlangsung pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, sehingga hasil penelitian dapat disajikan secara sistematis dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun di TKIT Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo sudah berkembang dengan baik; anak-anak mampu berdoa, melaksanakan ibadah sederhana, mengenal sifat-sifat Allah Swt., serta menunjukkan akhlak mulia, sopan santun, dan kepedulian terhadap sesama. Proses penanaman nilai dilakukan secara bertahap, konsisten, dan disesuaikan dengan kemampuan anak, melalui penyampaian nilai yang jelas, interaksi hangat, tanya jawab, dan kegiatan bermain sehingga anak dapat menerapkan nilai secara mandiri. Media pembelajaran Islami yang menarik, seperti buku bergambar, video, dan alat peraga, mendukung pemahaman anak, sementara hambatan muncul akibat pengaruh lingkungan rumah, teman sebaya, dan karakter anak yang masih berkembang. Strategi sekolah dalam mengatasi hambatan meliputi motivasi verbal dan non-verbal, penguatan positif, serta pembelajaran kreatif dan menyenangkan, sehingga membantu anak lebih konsisten menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam suasana belajar yang suportif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI MENGKAJI AYAT KEBERAGAMAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELAS V SDN 017 BAKKA Pira Pira; Kaharuddin Kaharuddin; Subhan Subhan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4755

Abstract

Skripsi ini membahas tentang penerapan model pembelajaran Snowball Throwing untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas V di SDN 017 Bakka. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi Mengkaji Ayat Keberagaman kelas V di SDN 017 Bakka. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini terdiri dari 21 peserta didik kelas V SDN 017 Bakka. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara analisis data kualitatif dan analisis kuantitatif. Pada pra siklus nilai rata-rata hasil belajar peserta didik diperoleh 67,61 dengan ketuntasan 23%. Pada siklus I terjadi peningkatan rata-rata menjadi 75,71 dengan ketuntasan 57% dan pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata mencapai 87,14 dengan ketuntasan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing efektif dalam meningkatkan pemahaman belajar peserta didik antar siklus.
POTRET PELAKSANAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI TAMAN KANAK-KANAK PARAMATA BUNDA KOTA PALOPO Lisa Andriani; Fatmaridah Sabani; Subhan Subhan; Rifa’ah Mahmuda Bulu; Eka Poppi Hutami
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potret pelaksanaan pendidikan inklusif, faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan inklusif dan menganalisis hambatan dan solusi dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di Taman Kanak-Kanak Paramata Bunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Paramata Bunda Kota Palopo telah menunjukkan implementasi pendidikan inklusif yang cukup baik dengan menerima anak berkebutuhan khusus tanpa diskriminasi dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran bersama anak reguler melalui pendekatan bermain sambil belajar, ILP, dan metode multisensori. Keberhasilan ini didukung oleh kebijakan sekolah yang terbuka, kompetensi guru, peran kepala sekolah, keberadaan GPK, serta keterlibatan aktif orang tua, meskipun dukungan eksternal masih terbatas. Namun, masih terdapat hambatan seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya tenaga GPK, dan minimnya pelatihan guru, yang diatasi melalui kerja sama antara guru dan orang tua, pelatihan berkelanjutan, serta upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang adil, ramah, dan efektif bagi semua peserta didik.