Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Effectiveness of Jigsaw Models with Interactive Video Media in Improving Learning Outcomes of End-of-Day Signs Andi Muhammad Raihan Al-Mulk; Muhaemin Muhaemin; Makmur Makmur; Usman Aksan
Educational Journal of Learning Technology Vol. 3 No. 3 (2026): Educational Journal of Learning Technology (May 2026)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/edutech.v3i3.84

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of applying the Jigsaw-type Cooperative Learning Model, integrated with interactive videos, in improving student learning outcomes for the Signs of the Last Day material in grade VI at SDN 53 Sawerigading. This class action research is conducted in two cycles, comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that using the Jigsaw model with interactive videos increased student learning outcomes from an average score of 70 (52% completeness) in Cycle I to 90 (88% completeness) in Cycle II, indicating that its implementation was effective. This improvement shows that combining cooperative learning with interactive videos can make the learning process more active, engaging, and meaningful for students.
PENERAPAN MODEL FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Riri Ayu; Muhaemin Muhaemin; Makmur Makmur
Journal of Teaching dan Learning Research Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Teaching dan Learning Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jtlr.v8i1.7874

Abstract

This study aims to enhance the learning outcomes of seventh-grade students at SMPN 2 Tanalili by implementing the Flipped Classroom learning model in Islamic Religious Education. This classroom action research involved 32 seventh-grade students as participants. Data was collected through observation, documentation, and tests, then analyzed using test sheets and observation sheets. The results of the study indicate that implementing the Flipped Classroom model can improve learning, student engagement, and learning outcomes. The implementation of learning increased from 57% (sufficient category) in cycle I to 94% (very good category) in cycle II. Student activity also increased from 57% (adequate category) to 75% (good category). Student learning outcomes improved from an average score of 44 with a completion rate of 39.6% to an average score of 71 with a completion rate of 80%. Thus, the Flipped Classroom model can enhance student learning outcomes in Islamic Education instruction.
Kal-Mas Media: Strategi Peningkatan Citra dan Visibilitas Potensi Desa Kalibamamase Berbasis Konten Kearifan Lokal Iis Handayani Mansur; Makmur Makmur; Khaerunnisa Nirsam; Muh Ikram Ramadhan; Afifah Naila Bela Sadiva; Dwi Syahraini; Aira Alia Yasin; Risna Risna; Farah Fathia; Nasrullah Nasrullah; Saputra Syaifullah
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.561

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mengatasi rendahnya literasi digital dan lemahnya strategi promosi yang membatasi optimalisasi potensi pertanian, UMKM, dan pariwisata di Desa Kalibamamase. Kegiatan difokuskan pada penguatan branding digital berbasis kearifan lokal guna meningkatkan citra desa, memperluas akses informasi, dan membuka peluang pasar bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) dengan menekankan pemetaan serta pemanfaatan aset lokal melalui keterlibatan perangkat desa, pemuda, ibu PKK, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat. Hasil pengabdian meliputi pembentukan akun resmi Instagram dan TikTok desa, produksi konten awal yang menampilkan profil desa, potensi unggulan, serta budaya lokal, dan penyusunan video profil desa sebagai media promosi terintegrasi. Kegiatan ini meningkatkan akses informasi, memperluas jaringan pemasaran produk lokal, dan memperkuat promosi pariwisata desa. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini mampu menghadirkan inovasi melalui integrasi branding digital dengan kearifan lokal yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun identitas desa dan meningkatkan daya saing Desa Kalibamamase.
EKSPLORASI PROSES PENANAMAN NILAI-NILAI DASAR ISLAM PADA ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU MUTIARA ISLAM WAHDAH ISLAMIYAH PALOPO Nurul Ilmi; Makmur Makmur; Subhan Subhan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, proses penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, serta strategi yang diterapkan sekolah dalam mengatasi hambatan yang muncul dalam proses penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo. Tujuan ini dirancang agar dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana pendidikan nilai Islam berlangsung pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, sehingga hasil penelitian dapat disajikan secara sistematis dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun di TKIT Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo sudah berkembang dengan baik; anak-anak mampu berdoa, melaksanakan ibadah sederhana, mengenal sifat-sifat Allah Swt., serta menunjukkan akhlak mulia, sopan santun, dan kepedulian terhadap sesama. Proses penanaman nilai dilakukan secara bertahap, konsisten, dan disesuaikan dengan kemampuan anak, melalui penyampaian nilai yang jelas, interaksi hangat, tanya jawab, dan kegiatan bermain sehingga anak dapat menerapkan nilai secara mandiri. Media pembelajaran Islami yang menarik, seperti buku bergambar, video, dan alat peraga, mendukung pemahaman anak, sementara hambatan muncul akibat pengaruh lingkungan rumah, teman sebaya, dan karakter anak yang masih berkembang. Strategi sekolah dalam mengatasi hambatan meliputi motivasi verbal dan non-verbal, penguatan positif, serta pembelajaran kreatif dan menyenangkan, sehingga membantu anak lebih konsisten menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam suasana belajar yang suportif.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARA MICROLEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 585 PADANG MA’BUD KABUPATEN LUWU Karmila Karmila; Makmur Makmur; Erwatul Efendi
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7975

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penerapan Metode Pembelajaran Microlearning dalam Meningkatkan Motivasi Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V Sekolah Dasar Negeri 585 Padang Ma’bud Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui penerapan metode pembelajaran berbasis microlearning. Penelitian dilakukan di SDN 585 Padang Ma’bud Kabupaten Luwu dengan subjek peserta didik kelas V. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengumpulan data, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik secara signifikan. Persentase motivasi belajar meningkat dari 48,27% (kategori rendah) pada pra siklus menjadi 62,60% (kategori sedang) pada siklus I, dan mencapai 88,53% (kategori tinggi) pada siklus II. Penerapan microlearning melalui penyajian video pembelajaran singkat, infografis, serta kuis interaktif terbukti efektif dalam menumbuhkan motivasi, semangat, dan partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik mengungkapkan bahwa pembelajaran terasa lebih menarik, mudah dipahami, dan menyenangkan. Metode microlearning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik baik secara kuantitatif maupun kualitatif, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM PENCAPAIAN AKREDITASI A DI SMAN 8 LUWU UTARA Rosita Rosita; Makmur Makmur; Taqwa Taqwa; Nursaeni Nursaeni; Firmansyah Firmansyah
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 3 (2026): Vol 2. No. 3 Edisi Juni - September 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.2873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan manajemen sarana dan prasarana, proses pencapaian Akreditasi A, serta penerapan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan skala prioritas, sedangkan pengadaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan kebutuhan pembelajaran. Seluruh sarana dan prasarana dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran serta dipelihara dan diawasi secara berkala agar tetap memenuhi standar yang dipersyaratkan. Proses pencapaian Akreditasi A dilakukan melalui pembentukan tim akreditasi, penyusunan dokumen administrasi dan bukti fisik, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, evaluasi berkala, serta kerja sama seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran dan kebutuhan peningkatan beberapa fasilitas, sekolah mampu mengatasinya melalui penetapan skala prioritas, kerja sama seluruh warga sekolah, dan evaluasi berkelanjutan. Penerapan manajemen sarana dan prasarana melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sehingga tercipta pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, manajemen sarana dan prasarana yang efektif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan SMAN 8 Luwu Utara dalam mempertahankan Akreditasi A dan meningkatkan mutu pendidikan.