Venty Venty
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Phubbing dan pengaruhnya terhadap interaksi sosial di kalangan siswa sekolah menengah pertama Adjuwa May Rani; Heri Saptadi Ismanto; Venty Venty
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1204400

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menganalisis bagaimana phubbing memengaruhi interaksi sosial siswa kelas VIII. Penelitian ini menerapkan desain regresi linier sederhana dan metodologi kuantitatif. Sebanyak 255 siswa dipilih melalui teknik stratified random sampling selaku sampel penelitian. Angket skala Likert digunakan untuk mengukur tingkat phubbing beserta kualitas interaksi sosial siswa. Temuan analisis memperlihatkan bahwa phubbing berpengaruh negatif terhadap interaksi sosial. Phubbing berkontribusi atas 69,2% variasi dalam interaksi sosial siswa. Hal tersebut menurut nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,692. Menurut temuan ini, kualitas interaksi sosial siswa di kelas menurun seiring dengan meningkatnya perilaku phubbing. Alhasil, pihak sekolah dan orang tua harus mengambil langkah-langkah preventif dan edukatif untuk mengelola penggunaan smartphone. Tujuannya untuk menunjang perkembangan sosial siswa.
DINAMIKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR SISWA SMK: DISKREPANSI ANTARA PEMINATAN JURUSAN DAN KEPUTUSAN KARIR Sendi Pratama; Heri Saptadi Ismanto; Venty Venty
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 2 (2026): Edisi Juli - Desember 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i2.31042

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguraikan secara kausalitas mengenai dinamika pengambilan keputusan karir siswa SMK Negeri 1 Kersana. Penelitian berfokus untuk menganalisis pengambilan keputusan karir siswa SMK Negeri 1 Kersana yang mengalami diskrepansi antara peminatan jurusan dan keputusan karir. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Kersana belum sepenuhnya mampu mengambil keputusan karir sesuai dengan potensi, bakat dan minatnya. Pengambilan keputusan karir sekolah di SMK dipengaruhi kondisi ekonomi keluarga dengan harapan setelah lulus langsung dapat bekerja. Pengambilan jurusan di SMK dipengaruhi oleh teman sebaya yang mengikuti tren. Beberapa siswa mulai memutuskan untuk bekerja setelah lulus sekolah dengan mencari informasi lowongan kerja, pelatihan kerja, dan peluang kerja di media sosial meskipun belum sepenuhnya percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki
Pengaruh Konten Media Sosial dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Kepekaan Sosial Siswa Ana Dhafarikhah; Chr. Argo Widiharto; Venty Venty
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i3.16838

Abstract

This study aimed to determine the influence of social media content and Fear of Missing Out (FoMO) on social sensitivity among eleventh-grade students at SMA Negeri 10 Semarang. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of 319 students, while the sample included 98 students selected using an accidental sampling technique. Data were collected using questionnaires and Likert scales, including a social media content questionnaire, a social sensitivity scale, and a Fear of Missing Out (FoMO) scale. Data analysis was conducted using multiple linear regression analysis through SPSS. The results showed that social media content had a positive and significant effect on students’ social sensitivity, with a significance value of 0.000 < 0.05 and a t-value of 8.170 > 1.98525. Meanwhile, Fear of Missing Out (FoMO) did not have a significant effect on students’ social sensitivity, with a significance value of 0.348 > 0.05 and a t-value of –0.942 < 1.98525. Simultaneously, social media content and Fear of Missing Out (FoMO) significantly influenced students’ social sensitivity, with a significance value of 0.000 < 0.05 and an F-value of 33.395 > 3.09. The coefficient of determination (R Square) of 0.413 indicated that both variables contributed 41.3% to students’ social sensitivity. This study demonstrates that social media content has a more dominant influence on social sensitivity compared to Fear of Missing Out (FoMO).