Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Ancaman Pencucian Hasil Perikanan (Fish laundering) terhadap Kedaulatan dan Keamanan Maritim Indonesia Prasetyawan; Suradi Agung Slamet; Herliand Putra Octaviansya Tandayu
Jurnal Hukum Mimbar Justitia Vol. 12 No. 1 (2026): Published 30 Juni 2026
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jhmj.v12i1.6193

Abstract

Praktik pencucian hasil tangkapan ikan (fish laundering) berkembang sebagai bentuk kejahatan perikanan transnasional yang memanfaatkan kelemahan sistem ketertelusuran hasil perikanan, fragmentasi pengawasan maritim, dan celah regulasi terkait pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUU Fishing). Praktik ini dilakukan melalui manipulasi dokumen asal tangkapan, illegal transshipment, serta lemahnya integrasi traceability system sehingga hasil tangkapan ilegal dapat masuk ke rantai perdagangan global secara legal. Artikel ini bertujuan menganalisis konstruksi hukum dan kelemahan tata kelola maritim yang memungkinkan terjadinya fish laundering di Indonesia serta implikasinya terhadap keamanan maritim dan kedaulatan sumber daya laut nasional. Artikel ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui analisis terhadap UNCLOS 1982, Port State Measures Agreement, IPOA-IUU Fishing, dan regulasi nasional bidang perikanan. Hasil penelitian menunjukkan perlunya harmonisasi regulasi, interoperabilitas pengawasan lintas lembaga, dan penguatan sistem ketertelusuran perikanan berbasis digital. Pendekatan tersebut diperlukan guna memperkuat kontrol negara terhadap pengelolaan sumber daya kelautan nasional berkelanjutan.
STRATEGI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DRONE BATALYON INTAI TEMPUR KOSTRAD DALAM PENUGASAN DI PAPUA Wahyu Dwi Kriswanto; Suradi Agung Slamet; Sugiri Sugiri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i3.2026.848-856

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam penggunaan wahana udara tanpa awak atau drone, mengidentifikasi berbagai faktor friksi di lapangan, serta merumuskan cetak biru strategi pemanfaatannya oleh Batalyon Intai Tempur (Yontaipur) Kostrad guna mendukung keberhasilan operasi militer di wilayah Papua. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif analitis. Pengumpulan data dilaksanakan secara triangulatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif non-aktif, dan studi dokumentasi terkait inventaris logistik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa drone multi-rotor berfungsi krusial sebagai instrumen pengganda kekuatan untuk keperluan pengintaian taktis dan perlindungan pasukan, yang secara absolut memangkas siklus kognitif pengambilan keputusan komandan di daerah rawan penyergapan. Meskipun demikian, optimalisasi teknologi modern ini terhambat oleh friksi alam seperti anomali cuaca ekstrem, topografi perbukitan karst yang memutus transmisi sinyal elektromagnetik, keterbatasan sumber daya manusia organik bersertifikasi, ketiadaan rantai pasok logistik suku cadang yang otonom, serta adaptasi taktik musuh. Strategi pemanfaatan drone kemudian diformulasikan menggunakan pendekatan keseimbangan strategis yang koheren, yang bermuara pada tujuan akhir integrasi peperangan berbasis jaringan, pemenuhan sumber daya melalui modernisasi spesifikasi militer dan legalisasi unit organik, serta penentuan cara bertindak melalui pembakuan doktrin dan prosedur standar operasi untuk manuver di medan ekstrem.