Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Proposed Improvements to Occupational Health and Safety (OHS) Using Failure Modes and Effects Analysis and Fault Tree Analysis at Ruang Klambi Garment Workshop Alifah Almas; Mika Sesarina; Muhammad Bintang Naufal; Muhammad Daffa Syauqi; Aprilia Tri Purwandari
EXSACT-A Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/exc.v3i1.4508

Abstract

The garment industry is a crucial sector in the production of clothing and textiles, which supports societal needs. However, its production processes, involving various types of machinery and work tools, pose significant health and safety risks to employees. These risks need to be well managed to ensure workplace safety and to prevent potential accidents that could harm both employees and the company. This study was conducted at Ruang Klambi, a small garment industry located in South Tangerang. The purpose of the study is to identify and analyze potential workplace accidents and provide recommendations for improvements to enhance occupational health and safety (OHS). In this research, two main methods were used for hazard identification: Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA). Through FMEA, 44 potential accidents were identified across 9 work activities in the clothing and textile production process. Subsequently, FTA was used to identify the root causes of these potential accidents. The analysis revealed 42 root causes, which were then simplified to 34 main root causes after the cutset process. Based on these root causes, recommendations were developed focusing on the prevention and control of potential workplace accidents. The implementation of these improvement recommendations is expected to significantly enhance the level of OHS at Ruang Klambi, creating a safer and more productive work environment for all employees.
Implementasi Manajemen Keberlanjutan Usaha Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan dan Aset bagi Kelompok Tani Sukasari Nunung Nurhasanah; Nur Saumi Indana Zulfah; Suci Rahmatia; Sari Anggraini; Alifah Almas; Iksan Khosiya Rohman; Nadila Puspita T.H; Nida Salsabila; Rahmat Giant Nanda
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4974

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan utama mitra, yaitu rendahnya pemahaman kelompok tani terhadap manajemen keuangan dan aset usaha yang berdampak pada lemahnya kemampuan pengelolaan keuangan secara terencana dan berkelanjutan. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Sukasari di Desa Arjasari, Kabupaten Bandung Selatan, yang berfokus pada budidaya bunga matahari. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan peserta dalam pencatatan keuangan, pengelolaan aset, serta penerapan prinsip keberlanjutan usaha tani melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta yang mayoritas merupakan petani aktif, dengan tahapan analisis permasalahan, sosialisasi program, pelatihan manajemen keuangan dalam dua sesi, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan menekankan konsep dasar manajemen keuangan, pencatatan transaksi sederhana, serta pengelolaan keuangan rumah tangga dan usaha tani yang terintegrasi, didukung oleh guide book yang disusun khusus sesuai kebutuhan mitra. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, dengan hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 56 persen menjadi 100 persen. Selain peningkatan pemahaman, kegiatan ini menghasilkan dampak sosial positif berupa perubahan perilaku petani dalam menerapkan pencatatan keuangan yang lebih disiplin, peningkatan kesadaran pengelolaan aset, penguatan kapasitas manajerial kelompok tani, peningkatan efisiensi pengelolaan modal, perbaikan kesejahteraan ekonomi petani, serta dukungan terhadap keberlanjutan usaha pertanian bunga matahari di Desa Arjasari.Kata kunci Keberlanjutan Usaha, Kelompok Tani, Manajemen Keuangan, Pelatihan, Pemberdayaan Masyarakat.