Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan utama mitra, yaitu rendahnya pemahaman kelompok tani terhadap manajemen keuangan dan aset usaha yang berdampak pada lemahnya kemampuan pengelolaan keuangan secara terencana dan berkelanjutan. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Sukasari di Desa Arjasari, Kabupaten Bandung Selatan, yang berfokus pada budidaya bunga matahari. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan peserta dalam pencatatan keuangan, pengelolaan aset, serta penerapan prinsip keberlanjutan usaha tani melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta yang mayoritas merupakan petani aktif, dengan tahapan analisis permasalahan, sosialisasi program, pelatihan manajemen keuangan dalam dua sesi, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan menekankan konsep dasar manajemen keuangan, pencatatan transaksi sederhana, serta pengelolaan keuangan rumah tangga dan usaha tani yang terintegrasi, didukung oleh guide book yang disusun khusus sesuai kebutuhan mitra. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, dengan hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 56 persen menjadi 100 persen. Selain peningkatan pemahaman, kegiatan ini menghasilkan dampak sosial positif berupa perubahan perilaku petani dalam menerapkan pencatatan keuangan yang lebih disiplin, peningkatan kesadaran pengelolaan aset, penguatan kapasitas manajerial kelompok tani, peningkatan efisiensi pengelolaan modal, perbaikan kesejahteraan ekonomi petani, serta dukungan terhadap keberlanjutan usaha pertanian bunga matahari di Desa Arjasari.Kata kunci Keberlanjutan Usaha, Kelompok Tani, Manajemen Keuangan, Pelatihan, Pemberdayaan Masyarakat.
Copyrights © 2025