Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Transformation of Generation Z's consumption behavior in the digital ecosystem: A theoretical review of social media-based marketing strategies Riy Dewantoro; Sariani Sariani; Hadi Suriono
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 5 (2025): May 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i5.619

Abstract

This study aims to examine the transformation of consumption behavior among Generation Z in Indonesia within the context of the digital ecosystem, focusing on how social media shapes consumption patterns and influences marketing strategies adopted by businesses. This transformation reflects a shift from conventional consumption patterns rooted in functional needs toward more emotional, symbolic, and digitally-driven behaviors. Employing a qualitative descriptive approach through literature review, data were collected from various secondary sources, including scholarly journals, books, and recent research reports. The findings indicate that social media particularly influencer content and visual trends on platforms such as Instagram, TikTok, and YouTube plays a dominant role in shaping self-image and consumption preferences among Generation Z. Impulsive buying behavior is driven by e-commerce promotions, fear of missing out (FOMO), and peer pressure within digital communities. The ease of transactions via digital wallets, instant promotions, and seamless access to diverse products further reinforces a fast and instant consumption pattern. Unfortunately, this trend is not yet balanced by adequate financial literacy. These findings provide a crucial foundation for developing more personalized, interactive, and educational social media marketing strategies, while also supporting the enhancement of financial literacy among Generation Z, who are navigating an ever-evolving digital era.
Pelatihan dan Pendampingan Pendaurulangan Limbah Tanaman Padi Melalui Proses Pengomposan di Desa Mekar Baru Kabupaten Batu Bara: Pengabdian Riy Dewantoro; Nurul Hikmatul Alawiyah Siregar; Tri Andriani; Leni Kurnia Optari; Hadi Suriono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6270

Abstract

Pelatihan dan pendampingan pengolahan limbah tanaman padi melalui proses pengomposan di Desa Mekar Baru Kabupaten Batu Bara dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal dan mengurangi dampak lingkungan dari limbah pertanian. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah jerami padi menjadi pupuk organik sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bahaya pembakaran jerami serta manfaat pupuk organik bagi tanah. Peserta berhasil memproduksi pupuk kompos dengan kualitas baik melalui metode sederhana berbasis dekomposer. Dari sisi ekonomi, kegiatan ini mampu menekan biaya penggunaan pupuk kimia sekaligus membuka peluang usaha pupuk organik dalam skala rumah tangga maupun kelompok tani. Selain itu, kegiatan ini memperkuat solidaritas sosial masyarakat karena dilakukan secara gotong royong, serta memberikan dampak positif terhadap lingkungan dengan berkurangnya praktik pembakaran jerami. Dengan demikian, kegiatan pelatihan dan pendampingan pengomposan limbah padi terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan, memperkuat kemandirian, dan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Mekar Baru.
PENGARUH LITERASI DIGITAL PELAKU USAHA DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP DAYA SAING EKONOMI KREATIF DAERAH SUMATERA UTARA Hadi Suriono; Riy Dewantoro; Leni Kurnia Optari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5779

Abstract

Abstract : The creative economy has become a strategic sector in regional economic development in Indonesia, particularly in North Sumatra, which possesses abundant cultural wealth and creative potential. This study aims to analyze the influence of digital literacy of business actors and service quality on the competitiveness of the regional creative economy in North Sumatra. The research employs a quantitative approach using multiple regression analysis on 250 creative economy business actors in North Sumatra across 16 subsectors. Data were collected through surveys using structured questionnaires and analyzed using SPSS version 26. The results show that digital literacy of business actors has a positive and significant effect on creative economy competitiveness (β = 0.456, p < 0.01), contributing 45.6% to competitiveness improvement. Service quality also has a positive and significant effect on creative economy competitiveness (β = 0.389, p < 0.01), contributing 38.9%. Simultaneously, digital literacy and service quality influence 72.3% of creative economy competitiveness in North Sumatra (R² = 0.723). These findings confirm that improving digital literacy through training programs and digital transformation, along with enhancing service quality of business actors, are key factors in increasing regional creative economy competitiveness. The practical implications of this research highlight the need for integrated policies among local government, educational institutions, and business actors in developing a competitive creative economy ecosystem through strengthening digital capacity and quality service standards. Keywords: Digital Literacy, Service Quality, Competitiveness, Creative Economy, North Sumatra, MSMEs Abstrak : Ekonomi kreatif telah menjadi sektor strategis dalam pembangunan ekonomi daerah di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara yang memiliki kekayaan budaya dan potensi kreatif yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital pelaku usaha dan kualitas layanan terhadap daya saing ekonomi kreatif daerah Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda terhadap 250 pelaku usaha ekonomi kreatif di Sumatera Utara yang tersebar di 16 subsektor. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital pelaku usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing ekonomi kreatif (β = 0,456, p < 0,01), dengan kontribusi sebesar 45,6% terhadap peningkatan daya saing. Kualitas layanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing ekonomi kreatif (β = 0,389, p < 0,01), dengan kontribusi sebesar 38,9%. Secara simultan, literasi digital dan kualitas layanan berpengaruh sebesar 72,3% terhadap daya saing ekonomi kreatif di Sumatera Utara (R² = 0,723). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa peningkatan literasi digital melalui program pelatihan dan transformasi digital, serta peningkatan kualitas layanan pelaku usaha merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing ekonomi kreatif daerah. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan terintegrasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan pelaku usaha dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing melalui penguatan kapasitas digital dan standar layanan yang berkualitas. Kata Kunci: Literasi Digital, Kualitas Layanan, Daya Saing, Ekonomi Kreatif, Sumatera Utara, UMKM
PENGARUH KOMPETENSI DIGITAL KARYAWAN TERHADAP KINERJA PEMASARAN PADA UMKM Riy Dewantoro; Hadi Suriono
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6708

Abstract

Abstract: Digital transformation has changed the way Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) carry out their marketing activities. One key factor in the success of digital marketing adoption is the digital competence possessed by employees or business actors. This study aims to examine the influence of employee digital competence on marketing performance in MSMEs through a literature review approach. The method used is descriptive qualitative analysis by reviewing relevant scientific articles published between 2021 and 2026. The results show that employee digital competence, which includes digital literacy, social media proficiency, e-commerce platform understanding, and digital marketing data analysis skills, plays a significant role in improving MSME marketing performance, reflected in increased market reach, sales volume, and customer loyalty. Internal environmental factors such as innovation culture and management support, as well as external factors such as government policy, also moderate this relationship. The implication of this study emphasizes the importance of continuous digital competence training and development for MSME actors to remain competitive in the digital economy era. Keywords: Digital Competence, Employees, Marketing Performance, MSMES, Digital Transformation   Abstrak : Transformasi digital telah mengubah cara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjalankan aktivitas pemasarannya. Salah satu faktor kunci keberhasilan adopsi pemasaran digital adalah kompetensi digital yang dimiliki oleh karyawan atau pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompetensi digital karyawan terhadap kinerja pemasaran pada UMKM melalui pendekatan studi literatur (literature review). Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan pada rentang tahun 2021 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi digital karyawan, yang meliputi kemampuan literasi digital, penguasaan media sosial, pemahaman platform e-commerce, dan kemampuan analisis data pemasaran digital, berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja pemasaran UMKM yang tercermin dari peningkatan jangkauan pasar, volume penjualan, dan loyalitas pelanggan. Faktor lingkungan internal seperti budaya inovasi dan dukungan manajemen, serta faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah, turut memoderasi hubungan tersebut. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan dan pengembangan kompetensi digital secara berkelanjutan bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di era ekonomi digital. Kata Kunci: Kompetensi Digital, Karyawan, Kinerja Pemasaran, UMKM, Transformasi Digital