Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sarong MSMEs in push local economic growth in Gresik City Muhammad Afifi Rahman
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 3 (2026): March 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i3.959

Abstract

This study examines the strategic role of sarong Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in promoting local economic growth in Gresik City, East Java. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation involving MSME owners, workers, and local consumers. The findings reveal that most sarong MSMEs are family-based businesses that create significant local employment and income opportunities. Through innovation and digital marketing especially via social media platforms these enterprises expand their market reach while preserving traditional weaving motifs unique to Gresik’s cultural identity. Sarong MSMEs not only strengthen the local economy by utilizing local raw materials and labor but also empower women and sustain cultural heritage. However, key challenges persist, including limited access to capital, inadequate managerial and digital skills, and competition from industrial and imported products. Strengthening government support, enhancing digital literacy, and expanding financing access are essential for ensuring their sustainable growth. Overall, sarong MSMEs serve as both economic and socio-cultural agents that significantly contribute to inclusive local development in Gresik City.
Peran Generasi Muda dalam Menjaga Identitas Budaya di Sidoarjo Satunggale Kurniawan; Muhammad Afifi Rahman; Nur Jannah
Jurnal Penelitian Ilmu Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Ilmu Pariwisata
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/7x4scr89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya di Sidoarjo di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap pola pikir dan gaya hidup generasi muda, sehingga berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap generasi muda berusia 15–25 tahun yang aktif dalam kegiatan budaya, serta tokoh masyarakat dan pelaku seni sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kesadaran yang cukup baik terhadap pentingnya pelestarian budaya daerah. Bentuk peran yang dilakukan antara lain partisipasi dalam kegiatan seni tradisional, keterlibatan dalam sanggar dan komunitas budaya, serta pemanfaatan media sosial untuk mempromosikan tradisi dan kearifan lokal. Namun demikian, terdapat tantangan berupa pengaruh budaya populer asing dan kurangnya pemahaman mendalam terhadap makna filosofis budaya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan berbasis kearifan lokal. Generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen pelestari budaya apabila didukung secara berkelanjutan.