Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Determinants of motor vehicle taxpayer compliance in the Province of Yogyakarta Special Region Ahyar Ahyar; Filiana Filiana; Asrah Mulyati
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i1.1283

Abstract

Motor vehicle tax is one of the main sources of revenue for local governments in Indonesia, including the Special Region of Yogyakarta (DIY) province. This study aims to examine the influence of variables, such as attitude, subjective norm, behavioral control, taxpayer awareness, religiosity, service, and tax sanctions, on motor vehicle taxpayers’ compliance in the DIY province. The study employs a quantitative approach and utilizes partial least squares (PLS) analysis with the assistance of the SmartPLS 3 application. The sample size for this study comprised 150 motor vehicle taxpayers in the DIY province. The research findings indicate that attitude, behavioral control, taxpayer awareness, service, and sanctions variables have an impact on taxpayer compliance. Meanwhile, subjective norm and religiosity variables do not influence compliance with motor vehicle taxpayers in the DIY province.
PELATIHAN INTEGRASI LITERASI DIGITAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Mei Indra Jayanti; Umar; Samsul Bahri; Ahyar
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/74frdc71

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru Sekolah Dasar mengenai integrasi literasi digital dan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut para pendidik untuk mampu mengintegrasikan kecakapan digital sekaligus memperkuat nilai-nilai karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui workshop, simulasi pembelajaran, dan pendampingan. Peserta berjumlah 32 guru dari lima sekolah dasar di Kota Bima. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran berbasis literasi digital yang bermuatan pendidikan karakter. Sebanyak 87,5% peserta menyatakan mampu merancang modul ajar yang mengintegrasikan kedua aspek tersebut. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan terpadu antara literasi digital dan pendidikan karakter sangat efektif dalam meningkatkan kompetensi guru SD dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan.
Predictors of Intention and Behavior of Digital Banking Service Users in the Islamic Banking Industry Suci Mulyati; Ahyar Ahyar; Samsiar Samsiar; Ilza Febrina; Nurkamariah Nurkamariah; Syafwan Syafwan
Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam Vol. 18 No. 2 (2026): Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jurisprudensi.v8i2.13228

Abstract

Ideally, the adoption of Islamic digital banking is driven by technical infrastructure, ease of access, and optimal price-value matching for customers. However, in reality, the determinants of digital adoption in Islamic banking often shift from mere technical functions to specific psychological aspects, habits, and religious values that have not been fully mapped. This study aims to analyze the predictors of user intentions and behavior of digital banking services in the Islamic banking industry by developing an expanded UTAUT3 model through the integration of personal innovativeness and Islamic lifestyle as moderating variables. A quantitative approach was employed using SEM-PLS through SmartPLS 3.0, involving 266 digital banking customers of Islamic banks across Indonesia. The findings reveal that user motivation, habit, and personal innovativeness significantly influence behavioral intention, while habit also affects actual user behavior. In contrast, performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, and price value show no significant effects. Islamic lifestyle was found to strengthen social influence on behavioral intention, but it did not moderate the relationship between habit and intention. This research contributes to the theoretical expansion of the UTAUT3 model through the integration of Islamic lifestyle and personal innovativeness variables, while also providing practical recommendations for Islamic banking management to focus on cultural value-based marketing strategies and the formation of customers' digital habits.
Transformasi Digital Berbasis Kearifan Lokal Pada Usaha Tembe Nggoli Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Raba Kota Bima Yayan Anggriani; Faisal Sa'ban; Khairunnisah Khairunnisah; Kharismafullah Kharismafullah; Edi Kurniawan; Ahyar Ahyar
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menjadi elemen penting untuk meningkatkan daya saing usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk usaha yang berlandaskan budaya lokal. Tembe nggoli, kain tenun tradisional Khas Masyarakat Mbojo, memiliki nilai historis dan simbolik yang mendalam, tetapi masih mengalami kesulitan dalam mengakses pasar dan menghadirkan inovasi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transformasi digital yang berbasis kearifan lokal dalam usaha tembe nggoli serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi Masyarakat di Kecamatan Raba, Kota Bima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial digital bisa memperluas cakupan pemasaran dan meningkatkan nilai ekonomi tembe nggoli tanpa menghilangkan identitas budaya. Meskipun demikian, rendahnya Tingkat literasi digital, infrastruktur teknologi yang tidak memadai, dan kurangnya pendampingan menjadi tantanga utama. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa pendekatan transformasi digital yang kontekstual menggabungkan teknologi dengan nilai budaya lokal sebagai strategi dalam pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.