Latar Belakang: Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu aspek terpenting dalam keselamatan kerja dan dapat melindungi tenaga kerja yang ada dari berbagai bahaya akibat kerja dan penyakit umum lainnya. Produktivitas tenaga kerja harus dipertimbangkan karena sangat penting bagi bisnis apa pun untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, tindakan, pengawasan dan ketersediaan APD terhadap kepatuhan penggunaan APD. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu 5 dermaga yaitu dermaga 100 sebanyak 5 orang, dermaga 102 sebanyak 5 orang, dermaga 104 sebanyak 5 orang, dermaga 105 sebanyak 5 orang dan dermaga 150 sebanyak 5 orang, regional sebanyak 9 orang dan PT IKT (Indonesia Kendaraan terminal) sebanyak 10 orang orang, dengan sampel sebesar 31 dan purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Adapun variabel yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD yaitu variabel pengetahuan (p=0,005). Sedangkan variabel sikap (p=0,436), tindakan (p=0,365), pengawasan (p=0,830), dan ketersediaan APD (p=304) tidak berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan: penggunaan APD dan tidak ada hubungan antara sikap, tindakan, pengawasan dan ketersediaan APD terhadap kepatuhan penggunaan APD. Perusahaan disarankan untuk memberikan reward untuk pekerja yang rajin menggunakan APD pada saat bekerja.